Jakarta, infobreakingnews - Malam minggu naas bagi remaja yang baru gede Abdul Qodir Jaelani atau yang dipanggil Dul ,yang baru berusia 13 tahun, merupakan putra bungsu musisi Ahmad Dani dengan Maya Istianti, baru saja mengantarkan, Arin. pacarnya yang tinggal dikawasan Cibubur, saat Mobil Lancer Evolution yang dikendarai Dul, ternyata menabrak bagian belakang Toyota Avanza dulu. Baru kemudian menghantam Daihatsu Gran Max dari depan.
Bagaikan terbang melayang dengan kecepatan tinggi Dul yang lebih dulu menghantam pembatas jalan Tol, kemudian menubruk dua mobil berturut turut dengan posisi saling berlawanan arah, mengakibatkan korban tewas 6 orang dan 7 orang lainnya termasuk Dul mengalami patah tulang yang cukup berat.
Belum diketahui sejak usia berapa Dul bisa mengendarai mobil, karena yang pasti saat kecelakaan naas yang menelas banyak korban itu, usianya baru beranjak 13 tahun. Sama artinya usia Dul sekitar 7 tahun saat prahara kedua orangtuanya terjadi hingga resmi bercerai 3 bulan kemaren.
Banyak pengamat menilai akibat broken home atas perpisahan kedua orangtua mereka yang sesungguhnya dianggap cukup berhasil sukses dalam karier artis musisi , sehingga kemewahan dan fasilitas mobil diberikan kepada ketiga anak mereka ,yang sesungguhnya masih belum memiliki ijin lisensi driver alias SIM karena usia yang belum cukup bagi Dul.
Peristiwa ditengah malam dan diatas jalan tol jagorawi bagi anak remaja yang baru gede, mengendarai sejenis sedan Lancer 2000 cc, mengakibatkan korban yang tewas sebanyak 6 orang dan 7 korban lainnya masih kritis. Kecelakaan Dul ini akan sangat banyak memberikan pelajaran berharga bagi setiap orangtua, terutama yang mampu memberikan ganti fasilitas kendaraan sebelum waktunya.
Paling tidak Dul pada malam naas itu sedang tidak terkontrol oleh pihak orangtuanya.
"Kejadiannya pukul 01.00 WIB, terjadi out of control pada mobil Lancer warna hitam dari arah utara menuju selatan. Diindikasi kecepatan mobil cukup tinggi dan tanpa terkendali menabrak pembatas jalan tol di KM 8+200," kata Kanit Lantas Polres Jakarta Timur AKP Agung Budi Laksono saat ditanya wartawan tentang kronologi di Satwil Lantas Jakarta Timur, Kebon Nanas, Jakarta, Minggu (8/9/2013).
Sampai dengan berita ini ditayangkan, Dul yang kini dirawat inyensif di RS Pondok Indah, masih shok dan mengalami patah kaki bagian atas dan juga paath pada bagian paha.Sementara itu beberapa pihak korban tewas sudah menguburkan jenasah dan membawa pulang kerumah duka. Semua dikagetkan dengan isak tangis yang memilukan hati.***Candra Wibawanti

Tidak ada komentar:
Posting Komentar