Jakarta, infobreakingnews - Juru Bicara Partai Demokrat (PD) Ikhsan Modjo mempermasalahkan adanya foto diduga hasil editan yang mendikreditkan partainya.
Namun, diduga hal itu adalah permainan oleh orang-orang internal PD sendiri demi menaikkan popularitasnya.
Menurut Anggota Badan Koordinasi Pemenangan Pemilu (BKPP) Partai Golkar, Muhammad Misbakhun, pihak PD seharusnya benar-benar merenung sebelum membuat tuduhan demikian.
Sebab, tiba-tiba saja foto dengan warna mayoritas biru, yang sama dengan warna logo PD, itu muncul ke area publik.
"Upaya-upaya edit mengedit ini bisa jadi ulah mereka sendiri. Kenapa warna tasnya sejak awal dibuat biru seperti warna birunya Partai Demokrat? Sehingga kalau diedit dengan diganti lambang partai langsung terkesan dari Demokrat?" Kata Misbakhun di Jakarta, Jumat (24/1).
"Tuduhan kepada kompetitor politik ini terlalu awal dilontarkan Kalau tidak punya bukti yang valid."
Misbakhun melanjutkan pihaknya menilai bahwa bisa jadi polemik foto itu adalah ulah PD sendiri demi menaikkan popularitas yang sedang terpuruk.
"Belajar dari kasus Perpres Kesehatan Pejabat yang dicabut. Lalu Harga Elpiji yang diturunkan dalam sehari," imbuhnya.
Sebelumnya, PD menyatakan telah menyayangkan beredarnya foto editan paket bantuan bencana dari presiden yang beredar di media sosial.
Juru Bicara PD Ikhsan Modjo menyebut hal itu sebagai serangan politik yang disengaja dan sistematis ke Presiden SBY dan PD dari kompetitor politik yang menghalalkan segala cara.
"Kami sangat menyayangkan foto editan fitnah ini justru beredar di tengah bencana dan duka yang dialami sebagian rakyat kita. Fitnah menyebar saat bangsa Indonesia harus bersatu bergandeng tangan menangani bencana," tegas Ikhsan.***Jerry Art.



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !