Bandung, infobreakingnews - Dari berbagai pelosok dan kaum yang datang melayat rumah duka tempat disemayamkannya sang Maestro Dalang Golek Indonesia Asep Sunandar Sunarya di Giri Harja, Kelurahan Jelekong, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Senin (31/3/2014)
Sebagian dari pelayat tak kuasa menahan tangisnya saat Dadan Sunandar, salah satu anak asep yang berada di pintu Padepokan Pesantren Budaya Giri Harja tempat di mana sang maestro disemayamkan.
Sejumlah karangan bunga dari para pejabat, seperti Bupati Bandung Dadang Naser dan Bupati Bandung Barat Abu Bakar, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan dan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil terpampang di pintu aula.
Sementara sang maestro terbujur kaku dibalut kain batik cokelat di dalam padepokan. Sang istri Nenah Hayati duduk di seberang jenazah suami tercintanya. Sesekali perempuan berbaju hitam tersebut menangis kala pelayat menyampaikan bela sungkawa.
Sang maestro menghembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul 14.00 WIB. Asep sempat dibawa ke RS Al Ihsan namun nyawanya tidak dapat terselamatkan pada usia 59 tahun.
Hingga saat ini pelayat terus berdatangan, tampak Bupati Bandung Dadang Naser tiba di rumah duka lalu ikut menyolati jenazaha
Sang Maestro yang dalam berdalangnya sangat identik dengan tokoh si Cepot yang membuatnya sangat dikagumi banyak orang, kini telah kembali kepada sang pencipta dan sangat sulit tergantikan gaya mendalangnya,walau meninggalkan 14 orang anak.***Rudy JS

.jpg)

0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !