Headlines News :
Home » » Admin Triomacan Yang Kondang Menyebar Isu Dicokok Polisi Saat Terima Uang Pemerasan

Admin Triomacan Yang Kondang Menyebar Isu Dicokok Polisi Saat Terima Uang Pemerasan

Written By Infobreakingnews on Rabu, 29 Oktober 2014 | 11.28


Jakarta, infobreakingnews - Nama akun trio macan, bukan baru kali ini melakukan polemik heboh dijaringan medsos. Modusnya selalu memunculkan isu aktual yang berkaitan dengan tuduhan koropsi yang dilakukan kalangan petinggi BUMN. 

Dengan diawali kicauan di twiter, triomacan memunculkan satu isu lalu kelompoknya sendiri ikut memberikan komen yang membuat banyak orang ikut terpancing memberikan tangggapan atas isunya triomacan itu, dimana kemudian setelah memanas lalu pihak admin nya merapat kepetinggi yang diserang itu dan terjadilah negoisasi yang buntutnya pemerasan. 

Modus ini ditenggarai sudah memakan banyak korban, namun banyak juga korban tak melaporkan kasus pemerasan itu kepada Polisi karena mungkin kebetulan isu atau berita yang dimunculkan oleh triomacan tersebut mengandung kebenaran, sehingga kasus pemerasannya tertutup begitu saja.

Hingga akhirnya admin (otak pelaku) triomacan yang sudah kondang didunia maya dalam menyerang nama baik sejumlah orang melalui isu berita yang banyak dikomentari sehinnga memanas dan bisa menyebar keberbagai pihak, apees juga karena kali ini salah satu petinggi PT.Telkom yang ingin diperasnya itu justru sangat berang atas pemberitaan yang sama sekali berupa fitnah, sehingga ketika terjadi nego harga pemerasan yang disepakati sebesar Rp 50 juta itu melaporkan dirinya akan diperas, sehingga Polisi pun ikut memberi arahan memancing sang admin pemeras untuk dilakukan tangkap tangan.

Hal inilah yang membuat Penyidik Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menangkap Edi Syahputra, yang diduga salah satu admin akun TrioMacan2000 atas dugaan pemerasan terhadap salah satu petinggi PT Telkom. Polisi mengaku punya bukti-bukti pemerasan yang dilakukan Edi, salah satunya bukti rekaman percakapan. Edi juga disebut sebagai salah satu komisaris di sebuah media.

"Ada rekaman percakapan via telepon, karena admin TrioMacan2000 ini meminta uangnya lewat telepon," ujar Kasubdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP Hilarius Duha saat dikonfirmasi infobreakingnews.com, Rabu (29/10/2014).

Sebelum memeras, kata Hilarius, akun Twitter TrioMacan2000 menyerang petinggi PT Telkom di dunia maya. Akun anonimus tersebut menyebut-nyebut bahwa salah satu petinggi PT Telkom 'perampok'.

Setelah terjadinya pencemaran nama baik lewat dunia maya, salah satu admin Twitter TrioMacan2000 meminta sejumlah uang untuk 'tutup mulut'.

"Awalnya nyerang di Twitter, ujung-ujungnya minta duit," ucapnya.

Petinggi PT Telkom yang merasa dicemarkan nama baiknya itu kemudian melaporkan akun TrioMacan2000 ke Polda Metro Jaya. Setelah adanya negosiasi via telepon untuk sejumlah uang, Edi kemudian dipancing.

"Tadinya mau ketemu di pom bensin, tetapi kemudian dia (Edi) minta ketemu di tempat TrioMacan2000 itu nongkrong, di Tebet," jelasnya.

Petinggi PT Telkom yang sudah melapor ke polisi ini kemudian berkoordinasi dengan polisi. Polisi pun datang bersama karyawan pelapor, menyergap Edi saat menerima uang sebesar Rp 50 juta.

"Uang Rp 50 juta juga sudah kami sita sebagai barang bukti," tutupnya.

Dengan tertangkap tangan pelaku pemerasan melalui modus yang paling cepat menyebar dijagad internet ini, apalagi ditenggarai sipelaku juga memiliki bisnis media yang selalu digunakan untuk mengekspos berita secara bombastis dari sasarannya, maka sudah saatnya pihak terkait memberikan efek jera dengan hukuman maksimal 6 tahun penjara bagi para pelaku kejahatan cyber ini. . *** Emil F Simatupang.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Featured Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved