![]() |
| Larso Marbun |
Jakarta, infobreakingnews - Terkait peristiwa naas yang mengakibatkan sebanyak Lima bangunan kelas SDN 011 di Tebet Timur terbakar dan roboh pada Sabtu (27/9) lalu. Kepala Dinas Pendidikan DKI Lasro Marbun mengaku belum mendapat hasil audit penyebab robohnya bangunan itu.
"Belum saya terima hari ini (auditnya). Tadi kita Rapim, saya minta belum ada katanya. Konfirmasi dari aparat belum, kita tunggu ya," kata Lasro kepada sejumlah awak media di gedung Dinas Pendidikan DKI, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (7/10/2014).
Lasro juga tidak ingin menduga-duga bahwa penyebab robohnya gedung itu karena adanya penyelewengan dana pembangunan sekolah. Dia masih menunggu hasil audit terlebih dahulu untuk memastikan adanya kecurangan.
"Aku nggak sampai ke situ (penyelewengan dana). Kita belum tahu kan. Kita lihat dulu. Tapi pendataannya akan kita selesaikan. Mereka janji hari Kamis (9/10) akan mendata seluruh bangunan, gedung sekolah yang mempunyai kerangka baja ringan. Seluruh, seluruh (SD, SMP, SMA). Termasuk gedung kantor ya, supaya kita tahu antisipasi awal. Usaha kita supaya jangan terjadi hal yang sama di kemudian hari ya," ucapnya.
Pada Senin (29/9) lalu, Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok telah memerintahkan bawahannya untuk mencari tahu penyebab robohnya gedung SD itu. Ahok juga enggan berspekulasi mengenai kemungkinan korupsi dalam perbaikan sekolah itu.
Ahok yang kini sebagai Gubernur DKI jakarta, sangat yakin dengan kemampuan Larso Marbun yang namanya belakangan ini banyak mendapat pujian dari Jokowi maupun dari Ahok seputar sepak terjang Larso yang telah mengambil sikap tegas menggebrak segudang penyimpangan ditubuh Disdik DKI Jakarta. Bahkan berbagai media ibukota mencatat reputasi cemerlang Larso Marbun yang telah menyelamatkan Ratusan Miliar Rupiah uang negara pada Dinas Pendidikan yang dipimpinnya.*** Emil F Simatupang.

.jpg)

0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !