Jakarta, infobreakingnews - Kini hanya kalangan pimpinan KPK saja yang tau siapa orangnya yang sudah dipilih oleh Presiden Jokowi sebagai Menteri pada Kabinetnya, lalu dalam waktu satu sampai dua hari, penelusuran akan selesai dan hasilnya akan diserahkan langsung ke Jokowi.
"Karena ini menyangkut orang, jadi setidak-tidaknya nama ini tidak boleh mendahului sebelum kita melakukan verifikasi lebih akurat lagi. Artinya apa, kita hanya memberi tahu kepastian track record para calon menteri ini kepada yang bersangkutan yaitu presiden kita Jokowi," kata Abraham Samad di kantornya, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (17/10/2014).
Abraham menegaskan, dia hanya akan menyampaikan hasil penelusuran track record hanya kepada Jokowi. Bahkan, tim transisi yang selama ini menjadi tim kepercayaan Jokowi pun tidak akan diberitahu.
"Kita tidak akan menyampaikan kepada orang-orang yang bukan di luar presiden. Wakil presiden dan tim transisi kita tak akan beri tahu. Tapi kita hanya ingin beri tahu bahwa tentang track record ini kepada Pak Jokowi," tegas Abraham.
Namun, hingga saat ini Abraham mengaku belum mengetahui nama-nama menteri yang telah dipilih Jokowi. Menurutnya dokumen yang diantarkan tim transisi Rini Soemarno dan Hasto Kristiyanto belum sampai ke mejanya.
Rencananya mulai malam ini hingga Sabtu besok (18/10) Pimpinan KPK akan melakukan penelusuran rekam jejak kepada hampir 40 orang yang telah dipilih oleh Jokowi-JK untuk Kabinetnya, dan hasilnya akan dilaporkan kepada Jokowi melalui pertemuan langsung secara taktis. Sehingga jika nanti ada yang ternyata bermasalah hukum, KPK berharap Presiden Jokowi akan secepatnya menggantikan dengan yang diberi tanda bersih oleh pihak KPK. *** Emil F Simatupang.

.jpg)

0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !