Headlines News :
Home » » Prabowo Minta Maaf Setelah Jokowi Membungkuk Dan Mencium Tangannya.

Prabowo Minta Maaf Setelah Jokowi Membungkuk Dan Mencium Tangannya.

Written By Infobreakingnews on Jumat, 17 Oktober 2014 | 18.26


Jakarta, infobreakingnews - Runtuhnya rasa egoistis dan pamer pamor keberadaan diri. Begitu juga runtuhnya anggapan terus akan berperang syaraf hingga menimbulkan kesempatan maling idealisme dari mereka yang selama ini merasa bahagia dengan pertentangan kedua tokoh Nasional ini.

Dengan membungkukan setengah badannya serta merta mencium tangan Prabowo, sesungguhnya Joko Widodo sangat sadar betul hal apa yang sempat membuat Prabowo menjadi berang pada sesi Pilpres itu. Itu sebabnya mengapa Prabowo Subianto meminta maaf kepada Presiden Terpilih Joko Widodo yang telah membungkukkan badan tanda hormat serta mencium tangannya sebagai rasa kerendahan hati, membuat Praboowo tak sanggup untuk tidak merangkul pria kurus yang ada dihadapannya.Jika selama Prabowo berbicara keras, itu karena darah Minahasa dicampur gaya Prajurit yang menempel keras dalam dirinya.


"Saya tadi minta maaf (ke Jokowi), (saya bilang) Pak, saya orang Banyumas. Setengah Banyumas, setengah Minahasa, jadi kadang bicaranya keras. Kalau saya dengan anak buah saya bicara keras bukan karena musuhan atau kekerasan," ungkap Prabowo di kediamannya, Jl. Kertanegara No.4, Kebayoran Baru, Jaksel, Jumat (17/10/2014).


Hal tersebut disampaikan Prabowo di hadapan Ketua MPR Zulkifli Hasan dan 3 wakilnya yaitu EE Mangindaan, Oesman Sapta Odang, dan Mahyudin. Prabowo pun membantah bahwa pihaknya akan menghalangi pemerintahan Jokowi-JK.

"Tidak benar anggapan bahwa kawan-kawan Gerindra punya niat menghalangi atau mengganggu. Kami akan mendukung, (tapi) kami sampaikan kalau kami menilai ada hal yang kurang baik kami akan kritisi, dan beliau menerima dengan baik," kata Jenderal Purnawirawan Bintang 3 itu.

Prabowo pun menyatakan bahwa Jokowi tidak percaya jika Prabowo dan kubunya memiliki niat yang tidak baik terhadap pemerintahannya. Menurut Prabowo itu disampaikan Jokowi saat pertemuan keduanya pagi tadi.

"Saya sampaikan tidak benar ada syak wasangka bahwa KMP, saya, (akan) ikut menggagalkan pemerintahan beliau. Beliau juga sampaikan kalau beliau tidak percaya," jelas Prabowo.

Meski mantan menantu Presiden Soeharto itu akan pergi ke luar negeri untuk urusan pribadi malam nanti, Prabowo mengaku akan berusaha hadir di acara pelantikan Jokowi-JK. Jika terpaksa tak bisa datang, Prabowo sudah mengucapkan selamat kepada Jokowi.

"Saya akan berusaha keras untuk hadir, Insya Allah Minggu malam saya sudah kembali (ke Indonesia). Tapi sebelum tanggal 20 Oktober saya sudah sampaikan selamat ke Joko Widodo," kata putra Begawan Ekonomi Indonesia, Soemitro Djojohadikusumo itu.

Dalam pertemuan yang bersejarah itu, Prabowo sempat mengajak Jokowi berbicara didalam sebuah ruang tamu khusus selama 15 menit, dimana mereka hanya berdua saja, sedangkan yang lainnya berada diruang tamu sebelahnya. Entah apa yang mereka bicarakan, namun setelah keduanya keluar dan berbaur keruangan yang sudah ditungguh oleh pimpinan MPR RI, tampak ekspressi Praboowo dan Jokowi saling berseri tanda keduanya telah berdamai lahir dan bathin.

Apalagi jika nanti Prabowo masih bisa mempercepat urusan nya keluar negeri itu, lalu datang ke Senayan menghadiri Pelantikan Jokowi sebagai Presiden RI ke 7, maka betapa bahagia rakyat Indonesia yang akan menyaksikan hal itu melalui siaran TV yang menyebar keseluruh jagad raya. Itulah sejatinya warna seorang negarawan.*** Candra Wibawanti.


Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Featured Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved