Bandung, infobreakingnews - Nasib Malinda Dee terpidana 8 tahun kasus pembobolan rekening nasabah elite City Bank yang sempat meraup puluhan miliar rupiah dari beberapa nasabah yang mempercayai Melinda sebagai manager Cosultant, kini semakin memprihatinkan, setelah sebelumnya mengalami Strok didalam penjara.
Sementara dalam pemulihan dari terkena Stroke nya itu, Melinda yang sangat tergila-gila dengan kehidupan jet set penuh kemewahan dan serba sensual, menjadi nekad mencuri uang nasabahnya demi sosialita yang disandangnya. Dan akibat obsesi jetset itulah Melinda sempat menggunakan sebagian uangnya untuk melakukan operasi plastik, yang mana hampir semua bagian lekuk tubuh wanitanya dibuat bertambah montok dengan cara mencangkokkan silicon pada payudaranya yang semula aagak rata menjadi sangat seksi dengan nonor Bra 39 xl.
Begitu juga dengan bokongnya yang semula rada tepos, diubah menjadi tonggek bahenol nerkom bak penari sinden kesohor. Bersamaan dengan itu Melinda membeli beberapa mobil mewah seperti Ferari dan Force, dan hidup disebuah Appartement mewah dengan seorang bintang sinetron yang hanya menguras uang nya belaka.
Sejak perkaranya disidangan pada 2012 di PN Jakarta Selatan, Melinda sudah merasa tersiksa dengan payudara besarnya yang dirasa semakin membengkak akibat seringnya merasa kepanasan, berkeringat dan tidak mendapat suhu udara dingin AC
Belakangan Melinda sempat diadukan ke Ombudsman karena tak pernah tidur di sel. Dia selama ini selalu tidur di klinik. Banyak napi lainnya yang merasa Malinda mendapat keistimewaan.
Namun dalam foto yang diberikan pihak LP Sukamiskin, Jumat (3/10/2014) terpapar bagaimana cara Malinda Dee tidur. Bila melihat foto cukup beralasan, Malinda mesti tidur tengkurap di sebuah kasur di ruangan klinik Lapas.
Kepala Lapas Sukamiskin Rosnaida Lubis menerangkan, Malinda mengalami gangguan pada silikon yang dipasang di bokong dan payudara. Silikon itu bocor. Malinda, terpidana kasus penggelapan dan pencucian uang nasabah Citibank ini juga mesti persiapan operasi.
"Tidak ada yang istimewa, semua sama disini. Kami merawat Malinda di poliklinik dan merujuk ke rumah sakit semuanya melalui prosedur yang diatur," ujar Rosnaida di ruang kerjanya di Lapas Wanita Sukamiskin, Jalan Pacuan Kuda Bandung.
Rosnaida menerangkan, Malinda masuk ke Lapas Wanita Sukamiskin pada 18 Desember 2013 lalu setelah sebelumnya ditahan di Rutan Pondok Bambu Jakarta.
"Sama dengan warga binaan lainnya, Malinda ditempatkan di sel karantina selama seminggu," katanya.
Setelah dikarantina, tidak boleh keluar dan tak boleh dikunjungi Malinda kemudian ditempatkan di Kamar 5 Blok Anggek. "Dia ditempatkan bersama 4 warga binaan lainnya. Jadi satu kamar 5 orang," tutur Rosnaida.
Namun kini Melinda disarankan untuk segera melakukan operasi mengecilkan payudaranya dan bokongnya yang membengkak padat itu, karena seringkali menyesak ke jantung dab membahayakan nyawanya.Karena itulah pihak LP Sukamiskin Bandung merawat nginap Melinda diruang klinik yang ada AC pendingin ruangan, agar jangan sampai meledak pecah cairan silicon pada payudara dan bokongnya.*** Rudy JS.



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !