Headlines News :
Home » » Gelora Tarigan : Begini Caranya Agar Warga Binaan Jadi Sarjana Semua Setelah Bebas Dari Tahanan

Gelora Tarigan : Begini Caranya Agar Warga Binaan Jadi Sarjana Semua Setelah Bebas Dari Tahanan

Written By Infobreakingnews on Kamis, 30 Oktober 2014 | 08.44

Breakingnews bersama Gelora Tarigan
Jakarta, infobreakingnews - Baru sepekan para menteri dilantik, namun semuanya secara merata langsung ngebut bekerja dan turun kelapangan mengikuti gaya sang Presiden yang parakstis menggunakan gaya blusukan.
Begitu juga dengan Menteri Hukum dan HAM Yasonna Hamonangan Laoly yang merupakan putra Nias pertama yang duduk sebagai Menteri, dinilai jauh lebih enerjik ketimbang menteri sebelumnya yang tak mampu membuat perubahan apapun tapi justru bertambah kisruh karena banyaknya remisi transaksi diberikan kepada para koruptor bahkan kepada sindikat narkoba Internasional seperti Corby dan lainnya.
Diantara para pengamat dan praktisi hukum menilai soal pengangkatan Yosanna sebagai Menteri Hukum dan HAM oleh Presiden Jako Widodo, sudah sangat tepat karena Putra Nias yang sebelumnya adalah anggota DPRD Sumut dari PDIP ini dikenal cukup berani dan lantang menyuarakan kebenaran tanpa banyak teori yang ngawur. Itu sebabnya mengapa sangat diharapkan dari Yasonna gebrakan yang dapat merubah wajah Lapas serta Rutan diseluruh pelosok. Demikian diungkapkan Gelora Tarigan, SH MH salah seorang praktisi hukum yang juga dikenal sebagai Ketua Umum Gerakan Rakyat sadar Hukum (Grasi) kepada infobreakingnews.com, Kamis (30/10/2014) di Jakarta.
"Di mana-mana di Indonesia, kapasitas baik rutan atau lapas punya masalah overcrowding yang sangat tidak manusiawi. Termasuk di Rutan Cipinang salah satunya," ungkap Gelora yang kini merupakan kandidat Doctor Hukum.

"Selain mencari solusi untuk menangani kelebihan kapasitas rutan, Gelora berharap adanya terobosan baru yang bisa merubah kehidpan warga binaan di Lapas, dengan mewajibkan para warga binaan selama menjalani masa hukumannya dengan pendidikan." lanjut Gelora.

Program pendidikan bagi warga binaan didalam Lapas itu sangat mungkin dilakukan jika menggandengan pihak kementerian pendikan, yang mana hal itu merupakan kerja sama Lapas dengan berbagai Universitas swasta yang membukla kelas didalam rumah tahanan." kata Gelora Tarigan. "Paling tidak progran pendidikan itu akan sangat banyak membantu pola hidup para warga binaan setelah mereka nanti menghirup udara bebas, tapi yang terpenting juga mereka selama berada didalam tahanan tidak merasa jenuh dan frustasi."

Lebih daripada itu menurut Gelora tarigan. yang juga merupakan Dosen Fakultas Hukum Universitas 17 Agustus (Untag) jakartaini, masalah seputar rumah tahanan kelebihan Rutan dan Lapas yang overlap kapasitasnya, karena didominasi oleh pelaku kejahatan narkoba. Ia menilai, terpidana kasus narkoba yang merupakan pemakai sebaiknya dimasukkan ke rumah rehabilitasi.

"Boleh dia menjalani prosesnya dulu berapa tahun biar kapok kemudian baru direhab sebelum keluar. Karena narkoba dalam kriminologi itu victim less crime, ia tidak mematikan orang tapi mematikan dirinya sendiri untuk pengguna," pungkas Gelora.

Investigasi dilapanga mengenai adanya kemungkinan pemakai narkoba akan direhabilitasi, dalam waktu dekat ini Kementerian Hukum dan HAM telah berkoordinasi dengan Kementerian Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan untuk merumuskan kebijakan dan menindaklanjuti konsep rehabilitasi. 

Sementara, mengenai penambahan jumlah rumah tahanan itu sulit tercapai karena anggaran yang ada di kementerian sangat terbatas. Sehingga masalah kelebihan muatan dapat diatasi dengan cara redistribusi tahanan ke rumah tahanan yang masih lengang.

Paling tidak Gelora sangat merasa optimis akan segera terjadi perubahan disemua kementerian yang berpihak kepada rakyat karena semangat para menteri kabinet kerja Joko Widodo ini tidak lagi terkotak-kotak seperti dimasa kabinet dimasa lalu. Persoalan apapun bisa dikordinasikan secara cepat antar kementerian karena memang Jokowi sangat menginginkan para menterinya bisa bersinergi untuk segera mengangkat keterpurukan yang diderita rakyat dan pencari keadilan." pungkas Gelora ***Emil F Simatupang.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Featured Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved