Kabanjahe, infobreakingnews - Setelah satu tahun lebih ribuan KK korban meletus gunung Sinabung menderita karena tak kunjung jelas bantuan berupa relokasi lahan pertanian serta rumah mereka yang hancur tergerus debu vulkanik, ternyata langsung beres persoalan yang membuat sangat menderita warga pengungsi hanya dengan sekali saja Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana blusukan ke tempat pengungsian Gunung Sinabung, Sumatera Utara.
Hal ini yang membuat tangis haru dari para pengungsi yang tak habisnya mengucapkan rasa terimakasih kepada sang Presiden Rakyat tak bergubris segala persiapan yang sudah dilakukan pihak pemda setempat. Bahkan dengan gesitnya Jokowi langsung menelepon beberapa menterinya untuk secepatnya menyelesaikan segala bentuk perijinan yang selama ini tak kunjung teratasi.
Padahal sebelumnya mantan Presiden SBY beserta belasan menteri pernah datang berkunjung bahkan juga sempat menginap satu malam dan mengadakan rapat terbatas didalam tenda mewah, namun nyatanya tak ada satupun janji SBY terwujud yang bisa dirasakan oleh warga pengungsiyang sudah banyak tewas menderita dilahan pengungsian yang serba keterbatasan.
apat
Sangat jauh berbeda dengan gaya spontanitas dari Joko Widodo yang hanya membawa seorang menteri sosisal Khofifah Indar Parawangsa yang langsung membagikan dana tunai bagi para warga,begitu juga halnya dengan Presiden Jokowi yang membagikan dana operasional kepresiden sebesar Rp 2,5 miliar dibagikan kepada para warga korban pengungsi dalam bentuk simcard yang telah memiliki dana tunai dan dapat dibelanjakan diIndomaret terdekat dari lokasi pengungsian Kabankahe Tanah Karo itu.
Melihat cara penanganan yang spontan terasa manfaatnya inilah membuat tangis para pengungsi berterimakasih pada Jokowi dan ibu negara Iriana yang sempat berkaca-kaca menyaksiksikan suasana haru ditengah belasan ribu warga pengungsi.
Pemerintah juga sedang menghitung-hitung anggaran yang diperlukan untuk membangun rumah baru bagi para pengungsi. Termasuk merenovasi rumah warga yang rusak.
Jokowi enggan memusingkan status yang pantas diterapkan bagi bencana Gunung Sinabung ini. Yang terpenting, secepatnya bisa membangun kembali kehidupan warga.
Dalam blusukannya kali ini, Jokowi memang terkesan mencoba menghindar acara seremonial. Sebuah ruangan yang disiapkan, termasuk peta daerah, serta peralatan presentasi lainnya, tidak digubris sama sekali oleh Jokowi.
Saat di Kabanjahe, Jokowi ternyata sempat mengadakan rapat dadakan. Dia menanyakan masalah apa saja yang dihadapi pemerintah daerah dalam menangani pengungsian.
Belakangan diketahui ternyata persoalan izin lahan untuk relokasi. Saat itu juga Jokowi langsung menelpon Menteri Siti dan memberi target. Usai rapat, Jokowi pun mulai blusukan ke empat titik berbeda.
Hingga suasana menjelang magrib dan warna langit dikaki gunung Sinabung berwarna ungu menandakan akan segera tiba gelap,Presiden Joko Widodo, yang banyak merasakan kepahitan dalam masa lalunya itu,baru terlihat akan melangkah meninggalkan areal pengungsian menuju ketempat yang tak pernah ketebak,apakah langsung menuju ke Lanud Soewondo, Medan atau ketitik mana lagi. *** Nadya Emilia.
Hingga suasana menjelang magrib dan warna langit dikaki gunung Sinabung berwarna ungu menandakan akan segera tiba gelap,Presiden Joko Widodo, yang banyak merasakan kepahitan dalam masa lalunya itu,baru terlihat akan melangkah meninggalkan areal pengungsian menuju ketempat yang tak pernah ketebak,apakah langsung menuju ke Lanud Soewondo, Medan atau ketitik mana lagi. *** Nadya Emilia.



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !