Brisbane, infobreakingnews - fakta mengenai Marcus Peter Volke, pembunuh perempuan transgender Mayang Prasetyo asal Indonesia mulai terungkap. Setelah diketahui berprofesi sebagai pekerja seks komersil, Volke juga ternyata seorang yang paranoid.
"Dia mengatakan pada saya bahwa orang di dalam televisi sedang berbicara pada dirinya. Saya rasa itu adalah masalah kejiwaan," ucap Kirby Biro, seorang teman Volke, yang bertemu dalam permainan video game online World of Warcraft.
"Tidak hanya itu, dia juga mengaku pada saya bahwa dirinya paranoid. Dia menuding pacarnya selingkuh," tambah dia pada ABC.net.au, Rabu (8/10/2014).
Mengingat ucapan Volke yang ketika itu sedang cemburu buta. Biro mengatakan Volke, pria 28 tahun, sempat berniat menghabisi nyawa Mayang di semak belukar.
Saat itu, Biro meminta Volke untuk segera meminta bantuan ke ahli kejiwaan. "Psikiater itu pembohong. Mereka hanya ingin mencuri uang saya,"ujar Biro mengutip perkataan Volke.
Potongan tubuh Mayang ditemukan di apartemen Volke pada Sabtu kemarin. Sedangkan Volke menggorok lehernya sendiri saat didatangi polisi.
Diketahui Volke dan Mayang sempat bekerja bersama sebagai PSK di sebuah rumah bordil di Melbourne, Australia.*** Nadya
Home »
Internasional
» Marcus Peter Volke Pembunuh Mayang Prasetyo Seorang Paranoid
Marcus Peter Volke Pembunuh Mayang Prasetyo Seorang Paranoid
Written By Infobreakingnews on Kamis, 09 Oktober 2014 | 12.35
Berita:
Internasional



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !