Jakarta, infobreakingnews - Guna mendapatkan seorang pimpinan yang bersih hukum dan cakap, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) siap membantu menelusuri rekam jejak calon pejabat PT Pertamina jika memang dilibatkan oleh Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
KPK sendiri melalui Deputi pencegahan Johan Budi menyatakan kesiapan untuk merekam jejak para calon pejabat Pertamina.
"Tentu saja KPK menyambut baik jika memang dilibatkan dalam seleksi calon pejabat struktural," ujar Johan, ketika dihubungi wartawan, Sabtu (1/11).
Tidak hanya itu, Johan pun menegaskan bahwa pihaknya juga berencana mengkaji sejumlah persoalan di sektor migas, salah satunya menyoroti Pertamina.
"KPK akan lakukan kajian pengelolaan migas," kata Johan yang juga juru bicara KPK itu.
Menteri BUMN Rini Soemarno, tengah mencari sosok yang akan ditempatkan menjadi Komisaris maupun Direktur Utama Pertamina. Rini berjanji dalam waktu dua minggu akan segera menentukan kepada siapa posisi itu diberikan.
Beberapa pengamat dan praktisi berharap posisi tersebut, bersih dari Kolusi, Korupsi dan Nepotisme. Beberapa pengamat tersebut, meminta agar lagi-lagi KPK dan lembaga penegak hukum lainnya ikut dilibatkan dalam proses rekam jejak para pejabat struktural ini. Hal tersebut, tentu guna mencegah adanya praktek KKN.
Rumor beredar jika Rini jagokan Ahmad Faisal dan Hari Karyulianto untuk mengisi posisi Direktur Utama Pertamina yang ditinggalkan Karen Agustiawan sejak 1 Oktober lalu. Selain itu, Rini pun disebut ingin memasukan Ari Soemarno, yang tak lain adalah kakak kandungnya untuk posisi Komisaris Utama Pertamina. Namun, hal ini telah dibantah secara tegas oleh Rini.
Ari dan Rini, pernah diperiksa untuk dua kasus yang berbeda yang kini menggantung penanganan kasusnya di KPK. Ari Soemarno diperiksa untuk kasus innospec, sementara Rini diperiksa untuk penyelidikan kasus Surat Keterangan Lunas Bantuan Likuiditas Bank Indonesia.
Nama yang baru yang kini muncul yakni Raden Priyono. Raden Priyono, menurut Kordinator Divisi Monitoring dan Analisis Anggaran ICW, Firdaus Ilyas, ditengarai mengetahui sepak terjang PT Kernel Oil Pte Ltd sejak SKK Migas masih bernama BP Migas.*** Mil.

.jpg)

0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !