Jakarta, infobreakingnews - Memberantas oknum korupsi ditubuh pemprop DKI Jakarta. Itulah tekad bagi Pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahja Purnama atau yang akrab dipanggil Ahok, dan untuk kesekian kalinya, Ahok telah mengganti seluruh direksi PD Dharma Jaya , Badan Usaha Miliki daerah (BUMD) yang terindikasi melakukan korupsi dalam hal pengadaan pasokan daging sapi untuk kebutuhan masyarakat Ibukota.
"Memang (ada indikasi korupsi), makanya diganti seluruh direksinya," kata Ahok kepada sejumlah awak media, sesaat setelah bertemu dengan pimpinan KPK, Jumat (31/10) dikantor pusat KPK dikawasan Rasuna Said Kuningan Jakarta.
Meski demikian, dia tetap mempertahankan PD Dharma Jaya selaku perusahaan daerah yang bergerak bidang penyediaan pasokan daging.
"Kami juga berusaha mengamankan kebutuhan daging di DKI Jakarta melalui PD Dharma Jaya. Dharma Jaya akan kami pakai menjadi sebuah agen untuk melakukan penjaminan suplai daging lokal karena kami kerja sama dengan NTT dan Lampung," ujarnya.
PD Dharma Jaya dikabarkan selalu mengalami kerugian. Sehingga, Pemprov DKI berencana meleburnya menjadi satu dengan BUMD lain.
Selama ini PD Dharma Jaya belum berhasil menjawab kebutuhan warga Jakarta terhadap pasokan daging. Ditambah lagi, selalu merugi, padahal selalu diberikan suntikan modal oleh Pemprov DKI.
Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) tahun 2012 dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), ada 14 temuan penyelewenangan yang mengindikasikan kerugian negara senilai Rp 4,9 miliar.
Sebelumnya Ahok memberantas praktek korupsi yang telah berjalam selama belasan tahun dibagian Uji KIR kendaraan di kawasan Jakarta Barat. Menurut sumber di Balaikota, Ahok akan terus melakukan pembersihan disemua unit kerja pemrop DKI, dimana KPK dan Ombudsman akan dilibatkan secara menyeluruh pada bagian inspektoratnya. *** Nadya Emilia.

.jpg)

0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !