Headlines News :
Home » » Mantan Gubernur DKI Sutiyoso Dilaporkan ke KPK

Mantan Gubernur DKI Sutiyoso Dilaporkan ke KPK

Written By Infobreakingnews on Senin, 03 November 2014 | 18.35

Jakarta, infobreakingnews - Selama ini cukup banyak suara sumbang menyoroti keterlibatan mantan Gubernur DKI Sutiyoso selama menjabat terindikasi berbagai kasus korupsi. Karena itulah Masyarakat Peduli Korupsi (MPK) melaporkan dugaan korupsi di Provinsi DKI Jakarta saat masa pemerintahan Sutiyoso ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (3/11). Dugaan korupsi yang dilaporkan terkait fasilitas umum dan sosial serta pengadaan busway tahun 2003-2004.
"MPK mendatangi kantor KPK untuk melaporkan dugaan korupsi yang diduga telah dilakukan mantan Gubernur DKI Jakarta periode 1997-2007, Sutiyoso," kata Hari Purwanto dari MPK di Gedung KPK.
Menurut Hari, ada dua laporan yang diadukan ke Direktorat Pengaduan Masyarakat KPK. Pertama, kata dia, seputar dugaan korupsi dalam pembangunan fasilitas sosial dan fasilitas umum selama Sutiyoso menjabat.
"Dugaan korupsi dalam pengadaan fasum dan fasos dari developer yang bandel dalam membayar kewajiban terhadap Pemda pada 2007," sebut Hari.
Dalam hal ini, kata Hari, ada dugaan kerugian negara sebedar Rp 13 triliun akibat tidak adanya pembayaran dari perusahaan yang bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI dalam pembangunan fasos dan fasum ini. Angka itu muncul dari pembangunan 68.400 rumah susun yang rencananya dipergunakan kalangan tidak mampu.
"Tapi tidak ditagih pemda," imbuh dia.
Adapun laporan kedua, sebut Hari, terkait dengan pengadaan busway tahun 2003-2004. Saat itu, Sutiyoso menjabat sebagai gubernur untuk periode kedua.
Dalam pengadaan busway itu, KPK menjerat Rustam Effendi selaku mantan Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Pengadaan Busway Sylvira Ananda sebagai tersangka.
Menurut Hari, Sutiyoso selaku Gubernur DKI Jakarta kala itu, secara hukum harus bertanggung jawab atas berbagai proyek diatas yang merugikan negara sekitar belasan triliun rupiah. *** Samuel Art.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Featured Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved