Sebelum tinggal dan bekerja di Hong Kong, Jutting pernah bekerja di London, Inggris. Saat itu, dia berkenalan dengan wanita bernama Sarah Butt (28), yang kemudian menjadi kekasih dan bahkan tunangannya.
Seperti dilansir Daily Mail dan Telegraph, Selasa (4/10/2014), Ketika masih sama-sama bekerja di Barclays, London, Inggris. Jutting dan Butt berkenalan pada tahun 2010. Seorang sumber yang mengenal keduanya menuturkan, pasangan ini serius menjalani hubungan.
Namun saat Butt ditugaskan ke New York, AS awal mula semuanya. Dia mengaku berselingkuh. Sumber yang dekat dengan Butt menyebut, saat itu Butt mengakui dirinya telah mencium pria lain. Jutting merasa dikhianati dan hancur akibat perselingkuhan tersebut.
Kendati demikian, pasangan ini masih berusaha memperbaiki hubungan mereka dan bertunangan. Menurut sumber tersebut, Jutting bahkan telah membeli sebuah cincin pernikahan untuk Butt. Namun sayang, hubungan keduanya tidak bisa diperbaiki hingga akhirnya diakhiri pada tahun 2012 atau sekitar 2 tahun lalu.
Seseorang mengatakan "Saya pikir dia (Butt) memiliki hubungan dengan orang lain, lalu memberitahu Jutting, kemudian berakhir dengan kepulangan Butt (ke London) pada hari yang sama dia memberitahu Jutting karena Jutting marah.
"Dia (Butt) sangat ingin menikahi Jutting, sungguh-sungguh. Mereka berusaha rujuk dan Jutting melamarnya. Setelah sebulan berlalu Jutting tidak mampu menerima fakta bahwa Butt tidak setia. Akhirnya Jutting yang mengakhiri hubungan tersebut," ujarnya.
Butt, menurut sumber lainnya, merasa sangat terguncang menanggapi kasus pembunuhan yang dilakukan mantan tunangannya."Dia (Butt) sangat kecewa. ***.Meylin Hwa



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !