![]() |
| Yeng Fengland, "Ratu Gading" asal China (BBC) |
Dar es Salaam, Info Breaking
News – Yang Fenglan, wanita asal China yang terkenal dengan julukan “Ratu
Gading” karena bisnis penyelundupan ratusan gading gajah miliknya akhirnya
berhasil ditangkap di Tanzania oleh otoritas setempat.
Fenglan dijatuhi hukuman penjara 15 tahun karena
dituduh mengoperasikan salah satu lingkaran penyelundupan gading terbesar di
Afrika, yang bertanggung jawab atas transaksi gelap senilai US$ 2,5 juta
(setara Rp 35,1 miliar) dari sekitar 400 ekor gajah.
Seperti diwartakan BBC pada Rabu
(20/2/2019), Fenglan dijatuhi hukuman atas aksi penyelundupan sekitar 800 potong
gading pada tahun 2000 dan 2014, dari Tanzania ke Asia Timur.
Fenglan ditangkap bersama dua orang pria Tanzania
lainnya yang juga turut dinyatakan bersalah terlibat dalam lingkaran
penyeludupan terkait.
Pengadilan di Dar es Salaam, kota utama di pesisir
Tanzania, turut memerintahkan penyitaan terhadap beberaoa properti yang
berkaitan dengan praktik terlarang itu.
Perburuan gading dikatakan telah menyebabkan
penurunan 20 persen populasi gajah Afrika dalam satu dekade terakhir.
Perkumpulan Internasional untuk Konservasi Alam
(IUCN), sebuah badan pemerhati lingkungan global, mengatakan populasi gajah
Afrika telah turun menjadi 415 ribu ekor, atau turun sebanyak 110 ribu ekor
selama 10 tahun terakhir, sebagai akibat perburuan liar.
Perdagangan gelap itu dipicu oleh permintaan dari
China dan Asia Timur, tempat gading digunakan sebagai perhiasan dan ornamen.
Sebelumnya, sosok Yang Fenglan telah
diselidiki lebih dari setahun ketika dia ditangkap pada 2015, menyusul aksi
pengejaran dengan mobil berkecepatan tinggi.
Fenglan sendiri merupakan seorang
pengusaha wanita terkemuka, yang mengoperasikan sebuah restoran China serta
perusahaan investasi di Dar es Salaam.
Lancar berbahasa Swahili,
Fenglan telah tinggal dan bekerja di Tanzania sejak 1970-an, dan pernah
menjabat sebagai wakil presiden Dewan Bisnis China-Afrika di Tanzania.
Para pemerhati lingkungan
menyambut antusias penangkapan tersebut karena dianggap memainkan peran penting
dalam perdagangan gading ilegal. Sebelumnya, sebagian besar penangkapan terkait
cenderung melibatkan pemain kecil. ***Jeremy



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !