Headlines News :
Home » » Tewas Gantung Diri Bersama Sibuah Hati Usai Dicerai Istri

Tewas Gantung Diri Bersama Sibuah Hati Usai Dicerai Istri

Written By Info Breaking News on Sabtu, 19 November 2022 | 07.43


Samarinda
, Info Breaking News -  Depresi jika tidak ditangani dengan baik, maka akan berisiko memunculkan ide tindakan suicide. Mengutip data dari WHO yang dikeluarkan pada tahun ini, menyampaikan bahwa 1 dari 8 orang di seluruh dunia atau hampir 970 juta orang di dunia mengalami gangguan mental. Data tersebut membuktikan bahwa depresi ini bisa membunuh seseorang secara diam-diam.

Penderita depresi sering mengucapkan kalimat-kalimat umum, namun kita anggap itu lebay seperti aduh, mau mati saja deh, bawaannya. Depresi akan berdampak buruk pada kesehatan fisik, penurunan performa serta prestasi, penurunan kualitas hubungan dengan teman dan keluarga, penurunan produktivitas, serta penurunan kesempatan berkontribusi dalam masyarakat.

Pria berinisial MD (47) di Kota Samarinda, Kalimantan Timur ditemukan tewas tergantung bersama anaknya yang masih berusia 6 tahun. Insiden ini diduga ada kaitannya dengan MD yang sebelumnya digugat cerai istri.

"Kedua korban ditemukan tergantung di salah satu kamar di rumah di Samarinda Seberang dalam kondisi meninggal dunia," ujar Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Andika Dharma Sena kepada media Jumat (18/11/2022).

Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Kecamatan Samarinda Seberang, Samarinda pada Kamis siang (17/11). Sebelum ditemukan tewas, MD diketahui membawa kabur anaknya dari istrinya.

"Iya anaknya ini dibawa kabur sama bapaknya, dan sudah sepuluh hari menghilang sebelum akhirnya ditemukan tergantung," terangnya.

Andika menjelaskan, dalam pemeriksaan istri korban berinisial WA mengaku mendapatkan ancaman melalui pesan WhatsApp dari korban. Pesan tersebut berisi ancaman MD akan mengakhiri hidupnya karena WA akan menggugat cerai korban.

"Korban mengirim pesan melalui Whatsapp yang isinya, apabila menggugat cerai akan bunuh diri bersama anak," ungkapnya.

Saat ini polisi masih menyelidiki kasus tewasnya ayah dan anak dengan cara gantung diri itu. Polisi juga sudah mengamankan tali nilon yang digunakan serta handphone milik korban.

"Masih kita dalami, barang bukti juga sudah kita amankan, termasuk saksi-saksi dan istri korban," pungkasnya.

Semoga dengan kejadian diatas, kita bisa lebih peka lebih peduli terhadap kawan, tetangga, keluarga yang  mengalami gejala depresi, mengajak kita semua untuk aware dengan apa sebetulnya depresi itu dan bagaimana kemudian sampai kepada bunuh diri bukan menjadikan contoh sebagai jalan keluar bagi masalah hidup yang terasa semakin pelik.***Lisa Afrida Fachriany 
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Featured Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved