Headlines News :
Home » » Presiden SBY Mendapat Kehormatan Resmikan Forum Internet Dunia

Presiden SBY Mendapat Kehormatan Resmikan Forum Internet Dunia

Written By Unknown on Kamis, 11 Juli 2013 | 09.33


Jakarta, infobreakingnews - Tehnologi internet tanpa batas tak mampu dibendung lagi, karena itu perlu dikaji kesatuan vissi para pengendali guna mencegah kerusakan moral manusia, serta mengatur banyak hal. Oleh karena itulah direncanakan  pada 22-25 Oktober 2013 akan diadakan Internet Governance Forum (IGF) di Bali, Indonesia. Forum internasional ini akan membahas tata kelola internet. 




Ketua Indonesia Internet Governance Forum (ID-IGF), Semuel "Semmy" Pangerapan, mengatakan pihaknya selaku penyelenggara telah mengirimkan surat ke Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (Presiden SBY) terkait acara itu. 

Salah satu poin penting dalam isi suratnya, menurut Semmy, adalah meminta kesediaan Presiden SBY untuk membuka acara IGF ke-8 di Bali. 

“Apalagi Presiden SBY cukup akrab dengan dunia Internet. Terbukti dengan adanya situs resmi PresidenRI.go.id dan akun twitter @sbyudhoyono. Juga Facebook Presiden SBY yang belum lama ini diluncurkan di Istana Bogor,” ujar pria yang juga menjabat Ketua Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia itu.

IGF di Bali diyakini Semmy akan menjadi sebuah barometer penting bagi negara lain tentang tata kelola internet. Terutama, dalam menampilkan dialog yang sehat antara pemerintah, swasta dan masyarakat sipil. 

Forum tersebut merupakan konferensi tingkat dunia yang dimandatkan oleh Persatuan Bangsa Bangsa (PBB). Tak bisa dipungkiri, mata dunia akan mengarah ke Indonesia untuk melihat sukses tidaknya forum tersebut berlangsung. 

Masalahnya, seperti disebutkan dalam keterangan tertulis itu, waktu yang tersisa untuk persiapan yang efektif hanya tinggal dua bulan lagi. 

“Saat ini kita sudah memasuki masa kritikal. Dukungan dari negara menjadi penting agar Konferensi Global IGF ke-8 bisa terlaksana dengan baik di Indonesia.”

Moedjiono Sardjoeni, anggota Tim Pelaksana Dewan Teknologi Informasi dan Komuninasi Nasional (Detiknas) yang juga Ketua Pelaksana Indonesia Internet Governance Forum (ID-IGF), mengatakan ini adalah kesempatan bagi Indonesia untuk bersuara di tingkat global. 

"Hal ini sekaligus dapat menjadi momentum penting bagi kedaulatan Indonesia dalam bidang ekonomi, politik, sosial, budaya dan hankam di era cyber," ujarnya.

Konferensi Global IGF disebutkan terkait dengan Deklarasi Millennium Development Goal (MDG) No. 555/2 tahun 2000 dan Kesepakatan World Summit on the Information Society (WSIS) No. 060/1/2005.

Dalam konteks kepentingan dalam negeri, berikut adalah beberapa hal yang disampaikan dalam keterangan tertulis dari pihak ID-IGF mengenai manfaat pelaksanaan Global IGF ke-8 di Indonesia:

  • Memperkuat posisi Indonesia sebagai poros penting Internet global
  • Menjadikan Indonesia sebagai sumber belajar bagi bangsa/negara lain
  • Membuka peluang komunitas Indonesia mulai berkiprah secara global
  • Membuka potensi kerjasama dan alih pengetahuan antar pelaku kunci
  • Mendorong dialog tata-kelola Internet yang inklusif, transparan, akuntabel, egaliter dan melibatkan pemangku kepentingan majemuk
  • Menstimulasi pertumbuhan dan pasar akses Internet dalam negeri
Kedepan semakin banyak diharapkan manfaatnya bagi Indonesia terutama saat menyikapi masa masa kristis dari banyak hal instrumen.***Nadya Emilia.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Featured Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved