Headlines News :
Home » » Jhonny Simanjuntak dan Pras, Calon Kuat Ketua DPRD DKI Jakarta

Jhonny Simanjuntak dan Pras, Calon Kuat Ketua DPRD DKI Jakarta

Written By Infobreakingnews on Rabu, 27 Agustus 2014 | 00.42

Joko Widodo bersama Prasetyo Edi
Jakarta, infobreakingnews Bergerak cepat. Itulah kata yang paling tepat dilakukan elite DPRD DKI Jakarta sesaat usai menggelar acara pelantikan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah DKI pada Senin (25/8/2014), Ketua Sementara DPRD DKI, Jhonny Simanjuntak langsung bergegas melakukan rapat dengan perwakilan partai yang duduk di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.
Pada rapat pertamanya, membahas soal tata tertib Anggota DPRD DKI dan mempercepat proses untuk mendapatkan siapa Calon Ketua dan Wakil Ketua DPRD DKI definitif. Karena memiliki suara terbanyak dalam Pemilu Legislatif (Pileg) 9 April 2014 lalu, maka pimpinan DPRD DKI akan dikuasai oleh partai berlambang banteng dengan moncong putih yaitu PDIP. Sedangkan untuk Wakil Ketua DPRD DKI berasal dari empat partai yaitu Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Demokrat.
Nama Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi mencuat menjadi calon Ketua DPRD DKI Jakarta periode 2014-2019. Pasalnya, pria yang akrab disapa Pras itu dikenal sebagai orang yang mampu berkomunikasi dengan baik dengan eksekutif maupun legislatif.
Anggota DPRD dari Partai Golkar, Asraf Ali mengatakan, pihaknya mendukung penuh keputusan dari PDIP untuk menetapkan siapa Ketua Dewan selama lima tahun mendatang. Sebagai partai besar, pihak PDI Perjuangan tentu tidak mau menempatkan sembarangan orang menduduki posisi penting.
"Kalau saya lebih cenderung ke Pras (Prasetyo) untuk menjadi ketua," ungkap Asraf Ali di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (26/8/2014).
Menurutnya, Prasetyo juga memiliki kemampuan relationship dan komunikasi yang baik. Baik sesama partai maupun luar partai. "Orangnya sangat supel dan tidak terlalu formal. Dan kompetensi ketua DPRD itu bukan hanya dibutuhkan kemampuan yang formal saja, tetapi juga kemapuan informal," terangnya.
Hal senada juga dikemukakan oleh politisi Partai Nasdem, Inggard Joshua. Kendati tidak menyampaikan secara konkrit, namun dia mengarahkan pilihan kursi Ketua DPRD DKI secara frontal ke Prasetyo. Sebagai mantan Wakil Ketua DPRD saat ia masih di Partai Golkar, Inggard memandang PDI Perjuangan memiliki kapabalitas yang baik dan pengalaman panjang dalam memilih kader yang mengamban jabatan strategis. Terutama untuk jabatan Ketua DPRD.
"Harus punya kompetensi. Terus punya semangat untuk memberikan diplomasi secara tegas dan bisa menerima informasi. Dan itu bisa dilakukan manakalah yang bersangkutan berpengalaman, potensinya besar berkaitan kepemimpinan. Ramah, wise," kata Inggard.
Ditemui secara terpisah, Prasetyo Edi Marsudi mengaku siap jika dicalonkan menjadi Ketua DPRD DKI periode 2014-2019. Menurutnya, sebagai perwakilan rakyat dia siap membantu Pemprov DKI dalam memperbaiki Ibukota Jakarta menjadi lebih baik.
"Kita akan kedepankan harus masalah APBD yang pro rakyat. Karena sasaran Pak Jokowi untuk memperbaiki pendidikan, kesehatan, banjir dan kebersihan," kata Pras.
Politisi asal PDIP itu mengatakan siap membantu memperbaiki kota Jakarta dengan pemikiran-pemikiran yang pro rakyat. Dimana saat ini tata kota Jakarta sudah semerawut. Pasalnya, gedung dan mall sudah memadati kota Metropolitan ini. Pada prinsipnya dia akan membantu eksekutif dalam mewujudkan Jakarta baru. "Jakarta itu kota Metropolitan dan Ibukota Jakarta. Sehingga semua pihak terkait harus melakukan pembenahan karena tata ruangnya sudah kacau," ungkap Pras penuh semangat.*** Mil.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Featured Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved