Pages

Sabtu, 28 November 2015

Dipersidangan sang Mucikari Ungkap Tarif Tertinggi Artis Yang Bisa Ditiduri

Anggita Sari
Surabaya, infobreakingnews - Dua orang terdakwa muncikari kasus prostitusi online artis Anggita Sari, Allen Saputra (23) warga Seturan, Yogyakarta dan Alviana Tiar Sisilia (25), warga Purwokerto namun tinggal indekos di Seturan Yogyakarta, menjalani sidang perdana di ruang sidang Garuda Pengadilan Negeri Surabaya, Kamis (26/11). 
Mereka yang mengaku berstatus mahasiswa perguruan tinggi swasta di Yogyakarta itu mengungkapkan banyak hal dalam sidang tersebut.
Tarif "anak buah" mereka termahal ialah artis model majalah dewasa Anggita Sari dengan harga Rp 7 juta untuk sekali kencan singkat. Anggita Sari selama dua hari di Surabaya mengaku melayani tiga orang "konsumen."
Anggita Sari meripakan satu dari beberapa "anak buah" mereka yang dipasarkan BlackBerry Messenger (BBM).
Dalam sidang perdananya, kedua muncikari muda itu menyatakan akan menghadapi proses hukumnya tanpa didampingi seorang pengacara. “Kami maju sendiri pak, tidak perlu jasa pengacara atau penasihat hukum,” ujar Allen Saputra yang dibenarkan Alviana, menjawab pertanyaan hakim ketua, Tugiyanto di awal persidangan.
Pembacaan surat dakwaan jaksa menyebutkan, terdakwa Allen Saputra dan Alviana dijerat pelanggaran Pasal 296 KUHP juncto  Pasal 55 ayat 1 ke 1 KUHP dan Pasal 506 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kasus muncikari artis tersebut diungkap petugas Polrestabes Surabaya awal September lalu. Awalnya petugas menggerebek transaksi esek-esek di sebuah hotel di Surabaya Utara. Tiga PSK berprofesi model berhasil diamankan. Setelah dikembangkan, polisi bergeser menggrebek sebuah kamar di sebuah hotel di kawasan Embong Malang.
Di hotel tersebut Anggita Sari diamankan usai melayani lelaki hidung belang. Dalam beberapa saat itu Anggita sari mengaku melayani tiga orang "konsumen". Setelah Anggita Sari ditangkap, petugas berhasil menangkap Allen dan Alviana. Keduanya diketahui memasarkan PSK model dan artis melalui grup BBM.
Hasil investigasi dilapangan, Anggita Sari menerima tawaran melayani lelaki hidung belang karena "dijerumuskan" rekannya yang bertindak sebagai muncikari. Namun Anggita yang menjadi pupuler ketika menjadi teman kencan terpidana mati bandar barkoba internasional Freddy Budiman, yang suka dipakai sang bandar di hotel prodeo dalam penjara.*** Dani Setiawan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar