WASHINGTON, Infobreakingnews - Seorang agen Secret
Service yang bertugas mengawal Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama,
ditemukan tewas di garasi apartemennya pekan lalu. Diduga bunuh diri karena lantaran karirnya terancam setelah terlibat asmara
dengan wanita asing, menghindari proses
penyelidikan atas kesalahannya.
Diberitakan CNN, Kamis 1 Oktober
2012, Rafael Prieto, 48, ditemukan tewas dalam mobil di garasi apartemennya di
Washington DC Sabtu pekan lalu. Polisi masih menyelidiki penyebab kematiannya.
Namun dia diduga meracuni dirinya sendiri dengan gas karbon monoksida hasil
pembuangan mobil yang terperangkap di garasi tertutup.
Menurut sumber yang tidak disebutkan namanya,
kematian pria pengawal Presiden Barack Obama ini terjadi di tengah penyelidikan
internal hubungan asmaranya dengan seorang wanita asal Meksiko. Agen yang telah
bertugas selama 20 tahun ini dibebastugaskan selama proses penyelidikan atas
hubungannya yang diduga telah berlangsung cukup lama dan tidak tercatat itu.
Menurut peraturan keamanan Secret Service, setiap
agen harus melaporkan kepada kesatuan jika punya kekasih warga negara lain.
Peraturan ini dibuat untuk menghindari aksi spionase asing atas pemimpin dan
rahasia negara AS.
"Tidak ada indikasi adanya kebocoran
informasi sensitif atau rahasia akibat hubungan dua kekasih ini," kata
sumber.
Secret Service AS tengah mendapat sorotan publik
setelah sebelumnya pada April lalu terlibat skandal seks saat bertugas di
Cartagena, Kolombia. Saat itu, belasan anggota Secret Service dan militer AS
menyewa pelacur di sebuah hotel dan berpesta. Skandal ini terbongkar saat
seorang pelacur melabrak agen yang menolak membayar.
Prieto tidak terlibat kasus ini, akibat skandalnya dia menjalani penyelidikan administratif bukan penyelidikan oleh badan penegakan disiplin Secret Service seperti rekan-rekannya pada kasus di Kolombia.
Selama 20 tahun berdinas di Secret Service, Rafael Prieto ditandai dengan prestasi, dedikasi, dan persahabatan. Secret Service berkabung
atas kematiannya," ujar juru bicara Secret Service Max Milien, seperti dikutip Guardian, Jumat (2/11/2012).
Pada 25 Oktober lalu, salah seorang agen Secret Service kemnali terlibat dalam insiden pelecehan seksual terhadap gadis berusia 14 th. Agen itu langsung diamankan dan ditahan di Pusat Tahanan Prince William.*** (Source)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar