Headlines News :
Home » » Bupati Garut Nikahi Anak Gadis 4 Hari Dicerai

Bupati Garut Nikahi Anak Gadis 4 Hari Dicerai

Written By Unknown on Rabu, 28 November 2012 | 21.42


Jakarta, Infobreakingnews - Bupati Garut Aceng HM dikabarkan  menikahi Fani Oktora (18) yang sudah  tersiar luas, bahkan menjadi berita nasional. Aceng mengaku pasrah, dia menceraikan Fani karena merasa dibohongi.


"Saya merasa dibohongi, ternyata bukan perawan," terang Aceng di Jakarta, Selasa (28/11/2012) malam.










Aceng menikahi Fani pada pertengahan Juli lalu di rumahnya di Garut setelah sebelumnya diperkenalkan seorang ustad kenalannya. Aceng menikahi Fani karena sudah pisah ranjang selama 2 tahun dengan istrinya. Namun status mereka masih kawin.

Aceng mencoba mencari pasangan pengganti istrinya dengan nikah siri hingga jadilah dia dengan Fani. Di malam pertama, Aceng kaget sang istri barunya bukan perawan. Padahal, dia dijanjikan akan mendapatkan seorang perawan.

"Malam pertama rasanya bukan perawan dan tidak keluar darah," terangnya.

Karena alasan itu, Aceng pun kecewa. Fani hanya digauli sekali, setelah itu, 4 hari kemudian, lewat SMS dia mengirimkan talak tiga alias cerai kepada Fani.

"Saya ingin perempuan yang bagus luar dalam," terang Aceng yang berniat menikah kembali dengan mencari perempuan lain.


Fani Oktora (18) dan keluarganya menuntut maaf dari Bupati Garut Aceng Bachtiar. Sang bupati dianggapnya mencemarkan nama baiknya dan keluarganya. Sebab sudah tersebar di masyarakat, dia dicerai karena saat dinikahi sudah tidak perawan.
"Saya cuma ingin ada permintaan maaf ke keluarga dan saya," jelas Fani yang ditemui di rumahnya di Limbangan, Garut, Jabar, Selasa (27/11)
Fani, dinikahi pada pertengahan Juli lalu. Dia dikenalkan oleh seorang ustad sebuah pesantren di dekat rumahnya. Sang bupati mengaku duda dan mencari istri untuk menemaninya umroh.
"Saya ingin maaf itu disampaikan ke publik," jelas Fani.
Namun sang bupati yang hanya menikahinya 4 hari lalu menceraikannya begitu saja. Alasan dia tidak perawan dianggap Fani hanya mengada-ngada.
"Saya masih perawan, saya tidak pernah bergaul dengan lelaki lain," tegas Fani.
“Saya mau saja minta maaf. Tapi seperti bagaimana? Kalau saya ke sana, nanti kian keruh suasananya. Pokoknya saya akan selesaikan persoalan ini. Tapi nggak akan saya sebutkan. Saya punya trik untuk menyelesaikan masalah ini," tegas Aceng kepada sejumlah wartawan di rumah dinasnya di Pamengkang Gedung Pendopo Garut, Rabu (28/11/2012).

Aceng mengaku, pihaknya sudah beritikad baik dengan memberikan sejumlah uang kepada pihak perempuan untuk berbagai keperluan. Antara lain untuk umroh, kuliah, dan kontrakan. Aceng pun bersikukuh dirinya tidak bersalah, dan tidak melakukan kesalahan terkait perkawinannya yang hanya berumur empat hari dengan perempuan asal Kampung Cukanggaleuh Desa Dunguswiru Kecamatan Balubur Limbangan itu.

Disinggung soal tuduhan sejumlah kalangan bahwa tindakan Aceng merupakan sebuah pelecehan, Aceng malah balik bertanya. "Pelecehaan yang mana? Benar saya mengawini dia, tapi tidak sesuai dengan harapan saya. Sebagai laki-laki, wajar kan ingin yang virgin (perawan)," kata Aceng di hadapan wartawan.

Aceng pun bercerita cukup panjang lebar mengenai alasannya menceraikan Fany. Intinya, dia menuduh Fany sudah tidak perawan lagi karena pada malam pertama melakukan hubungan intim sebagai suami isteri, dia tak melihat adanya bercak darah pada seprai kasur."Saya tahu antara yang perawan atau tidak. Sampai 3 kali saya tanya. Dia tetap mengaku perawan," kata Aceng. 

Ditanya mengenai penceraian lewat SMS, Aceng menegaskan hal itu karena dirinya tahu bila perceraian dengan SMS pun sudah dianggap sah. "Saya tahu itu sudah sah. Soal cerai, ukur heureuy ge (sekadar canda saja), sudah sah. Makanya, dengan bahasa dan etika yang baik, saya SMS," jelasnya.*** Putri Emilia


Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Featured Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved