Headlines News :
Home » » Kecelakaan Maut, Sopir Livina Diamankan

Kecelakaan Maut, Sopir Livina Diamankan

Written By Unknown on Jumat, 28 Desember 2012 | 05.54


Sopir Livina yang sempat dihakimi warga
Jakarta, Infobreakingnews - Kecelakaan terjadi di Jalan Ampera sekitar pukul 00.30 WIB. Nissan Livina B 1796 KFL menyerempet Daihatsu Taruna B 8162 RR. Kemudian mobil Livina itu dikejar oleh Taruna. Dalam pengejaran tersebut, Livina menabrak sejumlah motor, gerobak pecel lele serta tujuh orang yang sedang berada di dekat gerobak. Dua orang tewas dalam kejadian tersebut.


Sang sopir Livina, Andika Pradika (27), bersama penumpangnya yang merupakan warga Korea, Hwancheol (27), diketahui sebagai mahasiswa di Melbourne adalah teman dari temannya sopir maut Livina ini  sempat dihakimi massa sebelum akhirnya diamankan oleh polisi. Akibat kecelakaan ini, dua orang tewas dan lima orang lainnya mengalami luka-luka. Selain Herdianto, korban tewas lainnya adalah Maulana (46), warga Kemang Timur No 15, RT 10/3, Kelurahan Bangka Kecamatan Mampang Prapatan. Herdianto diketahui bekerja di Induk Koperasi Angkatan Udara (Inkopau) sebagai staf marketing. 

Kini Andika, Hwancheol, dua jenazah dan dua orang luka berat dirawat ada di RS Fatmawati. Sedangkan korban lainnya dirawat di rumah sakit Jakarta Medical Center (JMC), kamis (27/12/2012).


Andhika Pradika, sopir kecelakaan maut tersebut  ternyata diselamatkan oleh seorang warga dari amuk massa yang menghajarnya. Tak hanya Andhika, warga negara Korea yang diberitakan bernama Hwancheol itu juga turut diselamatkan.

Ferry Iman Halim (25) salah seorang saksi pada pemeriksaan kecelakaan maut Grand Livina yang dikendarai Andhika Pradika (26) dini hari tadi, mengaku bahwa dirinyalah yang mengevakuasi Andika serta pria berkebangasaan Korea itu.

"Kami bantu lindungi tersangka dengan mengamankan, tujuannya biar proses hukumnya berjalan," kata Ferry setelah menjalani pemeriksaan di Mapolres Jakarta Selatan,  Usai mengevakuasi keduanya, Ferry datang dengan  temannya, kemudian menjalani pemeriksaan selama hampir 3 jam di ruang staf Laka Mapolres Jaksel.


Kecelakaan beruntun yang terjadi di Jalan Ampera, Jakarta Selatan itu menelan 7 korban. Jika sebelumnya 1 korban telah dinyatakan tewas, kini korban jiwa bertambah menjadi 2 orang.

2 Korban meninggal itu adalah Maulana (46), warga Kemang Timur No 15, RT 10/3, Kelurahan Bangka Kecamatan Mampang Prapatan dan Hardianto (33), warga Perumahan Sinar Lestari indah B 5A, RT 07/006, Kelurahan Kedung Mundu Kecamatan Tembalang.

Sementara korban lainnya kini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Fatmawati, Jakarta, karena mengalami luka ringan (3 orang), dan patah kaki (2 orang).*** Juanda Foster


Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Featured Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved