Jakarta, Infobreakingnews - Kecelakaan
terjadi di Jalan Ampera sekitar pukul 00.30 WIB. Nissan Livina B 1796 KFL menyerempet
Daihatsu Taruna B 8162 RR. Kemudian mobil Livina itu dikejar oleh Taruna. Dalam
pengejaran tersebut, Livina menabrak sejumlah motor, gerobak pecel lele serta
tujuh orang yang sedang berada di dekat gerobak. Dua orang tewas dalam kejadian
tersebut.
Sang sopir Livina,
Andika Pradika (27), bersama penumpangnya yang merupakan warga Korea, Hwancheol
(27), diketahui sebagai mahasiswa di Melbourne adalah teman dari temannya sopir maut Livina ini sempat dihakimi massa sebelum akhirnya diamankan oleh polisi. Akibat
kecelakaan ini, dua orang tewas dan lima orang lainnya mengalami luka-luka. Selain
Herdianto, korban tewas lainnya adalah Maulana (46), warga Kemang Timur No 15,
RT 10/3, Kelurahan Bangka Kecamatan Mampang Prapatan. Herdianto diketahui
bekerja di Induk Koperasi Angkatan Udara (Inkopau) sebagai staf marketing.
Kini Andika,
Hwancheol, dua jenazah dan dua orang luka berat dirawat ada di RS Fatmawati.
Sedangkan korban lainnya dirawat di rumah sakit Jakarta Medical Center (JMC), kamis (27/12/2012).
Andhika Pradika, sopir kecelakaan maut tersebut ternyata diselamatkan
oleh seorang warga dari amuk massa yang menghajarnya. Tak hanya Andhika, warga
negara Korea yang diberitakan bernama Hwancheol itu juga turut diselamatkan.
Ferry Iman
Halim (25) salah seorang saksi pada pemeriksaan kecelakaan maut Grand Livina
yang dikendarai Andhika Pradika (26) dini hari tadi, mengaku bahwa dirinyalah
yang mengevakuasi Andika serta pria berkebangasaan Korea itu.
"Kami
bantu lindungi tersangka dengan mengamankan, tujuannya biar proses hukumnya
berjalan," kata Ferry setelah menjalani pemeriksaan di Mapolres Jakarta
Selatan, Usai
mengevakuasi keduanya, Ferry datang dengan temannya, kemudian
menjalani pemeriksaan selama hampir 3 jam di ruang staf Laka Mapolres Jaksel.
Kecelakaan beruntun yang terjadi di Jalan Ampera, Jakarta Selatan itu menelan 7
korban. Jika sebelumnya 1 korban telah dinyatakan tewas, kini korban jiwa
bertambah menjadi 2 orang.
2 Korban meninggal itu adalah Maulana (46), warga Kemang Timur No 15, RT 10/3,
Kelurahan Bangka Kecamatan Mampang Prapatan dan Hardianto (33), warga Perumahan
Sinar Lestari indah B 5A, RT 07/006, Kelurahan Kedung Mundu Kecamatan
Tembalang.
Sementara korban lainnya kini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit
Fatmawati, Jakarta, karena mengalami luka ringan (3 orang), dan patah kaki (2
orang).*** Juanda Foster



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !