Jakarta, Infobreakingnews - Seperti tiga tahun sebelumnya, pada 2013 Institut Teknologi Bandung (ITB) melakukan penerimaan mahasiswa baru tanpa melalui jalur mandiri. Tahun ini, dua jalur penerimaan di ITB berupa Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), yaitu penjaringan prestasi akademik dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) pada Juni mendatang.
Proporsi yang digunakan ITB pada penerimaan mahasiswa baru program sarjana tahun 2013 adalah 60 persen melalui jalur SNMPTN dan sisanya melalui jalur SBMPTN. Proporsi ini berlaku untuk semua fakultas yang ada di ITB.
Terdapat beberapa perbedaan mekanisme pendaftaran pada SNMPTN kali ini. Perbedaan tersebut terletak pada jumlah nilai per semester yang harus diunggah, alokasi jumlah siswa per sekolah, dan yang terakhir merupakan keharusan peserta SNMPTN yang memilih program studi bidang seni dan/atau olahraga untuk mengunggah portofolio.
Pada SNMPTN 2013, nilai yang diunggah ke laman SNMPTN untuk selanjutnya diproses panitia merupakan nilai seluruh siswa yang berada pada SLTA dari semester pertama sampai semester terakhir. Untuk siswa kelas 12 penilaian dilakukan dari semester satu hingga semester lima.
Semua siswa kelas 12 yang berada di SLTA dapat melakukan pendaftaran pada SNMPTN 2013. Selain itu, keharusan peserta SNMPTN (Penjaringan Prestasi Akademik) yang memilih bidang seni dan/atau olahraga untuk mengunggah protofolio bertujuan memudahkan proses seleksi pada PTN yang memiliki bidang seni dan/atau olahraga.
"Peserta SNMPTN dapat mengirimkan contoh karya-karyanya dengan persetujuan kepala sekolah yang bersangkutan. Karya tersebut bisa merupakan gambar atau video jika calon mahasiswa memiliki minat pada bidang seni dan/atau olahraga. Keterangan lebih rinci ada di laman pendaftaran," papar Kepala Subdirektorat Penjaringan Mahasiswa Baru ITB Yuli Setyo Indartono, seperti dinukil dari situs ITB, Senin (4/3/2013).
Begitu juga pada saat pendaftaran ulang mahasiswa baru. Seperti tahun-tahun sebelumnya, pendaftaran awal peserta terpilih SNMPTN akan dilakukan pada hari yang sama dengan ujian tertulis sehingga tidak memungkinkan bagi peserta terpilih SNMPTN untuk sekaligus mengikuti SBMPTN.
Jika siswa yang berhasil dalam SNMPTN tidak mengikuti pendaftaran ulang dan tidak ada konfirmasi/keterangan dari pihak siswa ataupun sekolah, Direktorat Pendidikan ITB akan berusaha mengontak siswa yang bersangkutan.
"Jangan sampai ada siswa yang tidak melakukan pendaftaran ulang dikarenakan masalah finansial. Inilah yang memang harus kami bantu, karena ITB memang mencari bibit-bibit terbaik yang dimiliki Indonesia tanpa membedakan latar belakang ekonomi," tuturnya.
Yuli berharap, dengan terbuka lebarnya pintu SNMPTN bagi seluruh sekolah setingkat SMA akan ada partisipasi penuh dari semua pihak dan dimanfaatkan seluruh siswa di pelosok negeri.
"Selain itu diharapkan juga kejujuran masing-masing pihak, mulai dari siswa, orangtua, dan sekolah untuk turut menyukseskan SNMPTN 2013 ini dan selalu berkomunikasi dengan ITB jika mengalami kesulitan, terutama terkait beasiswa," tandas Yuli.*** Source



ITB is Ok
BalasHapus