Cilacap, infobreakingnews - Adalah Freddy Budiman, bandar narkoba yang dipidana mati dan membuat gempar pejabat Lapas Cipinang, Thurman Hutapea dipecat karena dianggap tidak mampu melaksanakan tugasnya sebagai Kepala Lapas Cipinang Jakarta,sehingga terpidana Freddy yang didalam Lapas masih bisa memiliki 40 HP dan menjalankan bisnis haram narkotika dengan jumlah fantatstis.
Selain Kalapas Cipinang dan beberapa pegawai lainnya dipecat oleh Kemenhum, terpidana mati Freddy yang juga sanggup menjalin asmara panas diranjang mesum Lapas dengan dua model cantik, akhirnya pihak Kementerian Hukum memberikan instruksi cepat untuk memindahkan Freddy ke Lapas Nusa Kambangan.
Gilanya Freddy seperti sudah tidak perduli dengan masalah hukuman mati dan dipindahkan ke Nusakambangan, karena ternyata saat Freddy diboyong dari Jakarta menuju Nusakambangan itu, sang bandar narkoba yang bertubuh kekar itu, tidak kapok dengan kondisi hukuman matinya, tapi justru masih berusaha keras membawa 3 paket sabu dan sebuah simcard alat telekomunikasi, yang mana barang terlarang itu ditaruhnya didalam celana dalam.
Pihak kepolisian Polres Cilacap memastikan jika barang mencurigakan yang dibawa Freddy Budiman, saat dilakukan penggeledahan di lapas Batu, Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah merupakan sabu-sabu. Narkoba jenis sabu tersebut terdiri dari 3 paket palstik.
"Betul, siang tadi jam 10.00 WIB sewaktu penyerahan napi pindahan dari Lapas Cipinang. Freddy Budiman ke Lapas Batu dilakukan penggeledahan badan oleh petugas Lapas Batu dan ditemukan 3 paket plastik isi sisa sabu," kata Kapolres Cilacap, AKBP Wawan Muliyawan, kepada wartawan, Selasa (30/7/2013).
Menurut dia, 3 paket sabu yang ditemukan tersebut mempunyai berat kurang lebih satu gram. Selain menemukan paket sabu, ditemukan juga kartu handphone dari SIM card Ceria. Jenis kartu ini disebutkan oleh sang mantan kekasih Vanny Rosyane, biasa digunakan untuk menghindari pengacakan sinyal di Lapas.
Saat ini, proses penyelidikan soal dari mana barang haram itu sedang dilakukan.Dan apa yang diungkap oleh Vanny selama ini terhadap sang gembong narkoba, menjadi diyakini kebenaran hal yang diungkap Vanny. Karena dengan tertangkapnya kembali di Lapas Nusakambangan membawa narkoba dari penjara Cipinang .
Tampaknya dengan kondisi yang bebal membandel Freddy ini, sudah sepatutnya eksekusi mati itu segera dilaksana, agar tidak memakan korban pejabat Lapas lainnya.Freddy dipindahkan ke LP Nusakambangan karena mendapat keistimewaan di LP Narkotika Cipinang. Vanny mengaku pernah menggunakan sabu dan melakukan hubungan intim di sebuah ruangan milik pejabat LP. Foto-foto aksi mereka pun ditampilkan.***Candra Wibawanti

Tidak ada komentar:
Posting Komentar