Pages

Jumat, 09 Agustus 2013

Bilaperlu Libatkan Paranormal Untuk Mengungkap Sipembunuh Sadis Sisca


Bandung, infobreakingnews  - Empat hari sudah berlalu peristiwa sadis menjelang takbiran dikota Bandung yang menimpa prempuan berparas cantik Fransisca Yofie alias Sisca. Sejauh ini masih banyak prihal jati diri korban yang belum diketahui, apakah sebelumnya korban sudah pernah bersuami atau belum sama sekali, apakah sedang berstatus janda, atau lagi pisah ranjang, atau sama sekali memang tidak memiliki tali pernikahan, namun mengingat diri Sisca yang berparas cantik, supel dan cerdas serta memiliki posisi yang sangat terhormat sebagai Branch Manager di perusahaan Finance, menjadi mengundang tanya tanya sebelum semua pihak terkait sedang memburu pelaku pembunuhan terhadap Sisca.

Dari pengakuan Sinurat, pemilik rumah kos yang sudah ditempati Sisca selama Satu setengah tahun itu, menyebutkan Sisca orang ramah namun terlihat sebagai orang pekerja keras dan sibuk bekerja. Paling hanya menegur sapa sesaat jika sedang berpapasan, lalu masuk kedalam kamarnya.

Selama itu pula tak satupun pihak keluarga Sisca yang tau tempat Sisca kost dirumah mewah Sinurat di kawasan Setra Sari Sukajadi Bandung Selatan itu, padaari hal baru beberapa bulan lalu Ibu nya baru meninggal. Sepertinya ada banyak hal privacy Sisca yang nyaris tidak terungkap, padahal keluarganya dan rumah orangtuanya juga berada dikawasan Bandung kota, tetapi Sisca yang berkantor dikawasan jalan Pungkur  itu, merasa lebih nyaman hidup terpisah dan ngekos dikawasan elite Setrasari.

Adakah pertikaian atau konflik besar yang telah terjadi ditengah keluarga Sisca , sehingga sampai ibun ya meninggal pun , Sisca sudah mengasingkan diri tinggal kos. Dari sini pihak penyidik bisa memulai pencarian sipelaku sadis yang sampai sampai membuat Kapolri Timur Pradopo menginstruksikan kepada Kapolda Jabar, agar membentuk tim khusus memburu sipelaku.

Paling tidak dari barang bukti gambar yang terekan oleh dua CCTV tetangga itu bisa dijadikan Polisi untuk memperbesar gambar, sehingga diketahui plat nomor motor yang digunakan menghabisi nyawa Sisca disaat menjelang magrib itu.

Dan satu hal yang bukan lagi merupakan rahasia umum dikalangan reserse kriminal, perlu dilibatkan paranormal untuk menangkap sukma sipelaku yang punya hubungan emosi bathin dengan korban. Pokoknya publik ingin melihat hasil cemerlang pihak Polisi Polda Jabar sukses mengungkap kasus pembunuhan sadis yang diluar batas prikemanusiaan ini, dan sudah selayaknya kelak hukuman mati dan dibuang ke Nusakambangan bagi para pelaku dan aktor intelektual dibelakang peristiwa itu.



Peristiwa sadis itu terjadi pada Senin 5 Agustus lalu atau betepatan waktu buka puasa, dua pelaku menunggangi satu sepeda motor menyergap Sisca di depan rumah tempat indekosnya. Pelaku yang dibonceng itu menjambak dan menyeret tubuh Sisca sejauh satu kilometer.

Aksi keji tersebut diakhiri pelaku dengan cara membacok kepala Sisca. Pelaku pun tancap gas meninggalkan Sisca yang tertelungkup bersimbah darah di tengah jalan. 

Sekujur tubuh bagian depan lebam dan lecet lantaran bekas diseret. Bajunya menjadi compang camping dan kain celana terkoyak akibat gerusan aspal jalan. Sisca menghembuskan nafas terakhir sewaktu perjalanan menuju Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Pelaku diduga kuat sudah mempelajari medan jalan keluar masuk tempat kos Sisca, dan jika keduanya adalah orang suruhan yang dibayar oleh seseorang yang sedang menyimpan sakit hati dan dendam pada diri perempuan keturunan Tionghoa Bandung ini, maka perlu dilacak keluarga korban yang berada diluar kota Bandung, sehingga membayar atau membawa si pelaku untuk beberapa hari mempelajari situasi medannya , sejak dari mengikuti Sisca keluar dari kantornya menuju pulang kerumah kos nya di Setrasari Indah itu.

Motif eksekusi keji itu diduga berlatar dendam. Kondisi itu diperkuat dengan nihilnya barang berharga milik Sisca yang raib digondol pelaku.Paling tidak sekecilnya kecilnya hasil dari target itu membuat diri Sisca cacat seumur hidup dengan wajah yang hancur, maksimal mati secara mengenaskan untuk dipandang mata. Sebegitu biadab dan sadis nya watak jahat si aktor intelektual nya, dan serasi dengan sipengendara brutal motor matic Satria tersebut yang sanggup tidak terjatuh saat menyeret sepanjang 1 kilometer tubuh Sisca selama 10 menit dihari yang masih bisa terpandang mata, karena belum gelap.

Persitiwa tragis ini merupakan tantangan bagi pihak Polda Jabar, yang sangat diharapkan mampu mengungkap pelaku pembunuh Sisca.***Rudy JS




Tidak ada komentar:

Posting Komentar