Headlines News :
Home » » Kiai Kharismatik Dunia, Mbah Sahal Wafat

Kiai Kharismatik Dunia, Mbah Sahal Wafat

Written By Unknown on Jumat, 24 Januari 2014 | 11.34

Semarang, infobreakingnews  - Rais Aam Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Muhammad Achmad Sahal Mahfudz, akhirnya berpulang.
Kiai berpengaruh itu wafat pada Jumat (24/1) dinihari sekitar pukul 01.05 WIB, di kediamannya kompleks Pondok Pesantren Maslakul Huda, Kajen, Margoyoso, Kabupaten Pati, Jawa Tengah.
Kabag Humas RSUP Dr Kariadi Semarang, dr Darwito mengatakan, KH Sahal meninggalkan rumah sakit pada Sabtu (18/1) lalu, setelah dirawat di Paviliun Garuda sejak selama dua pekan karena sakit paru-paru. Paviliun Garuda merupakan fasilitas pelayanan kesehatan bertaraf internasional di RSUP Dr Kariadi Semarang.
Darwito mengatakan, Mbah Sahal, sapaan akrab Kiai Sahal Mahfudz, selama perawatan ditunggu oleh istrinya Ny Nafisah Sahal Mahfudz dan salah seorang putranya. "Tim dokter yang merawat Mbah Sahal berjumlah 5 orang dipimpin dr Sahal Fatah, ahli bedah jantung dan kardiovaskuler, yang masih terhitung keponakannya," kata dia ketika dikonfirmasi, Jumat pagi (24/1).
Sekretaris pribadi Kiai Sahal, Muhammad Najib mengataka, Kiai Sahal rencananya dimakamkan di Kajen pada Jumat (24/1) pagi. "Paling cepat pukul 09.00 WIB," ujar dia seperti dikutip dari situs resmi NU Online.
Najib juga menyarankan, bagi warga yang hendak bertakziah atau menyolati jenazah Mbah Sahal di Pati, sebaiknya melewati sejumlah jalur alternatif lantaran bencana banjir yang menimpa jalan pantai utara (pantura). "Kalau dari Semarang dan Demak lebih baik lewat Purwodadi, sedangkan dari Surabaya lebih baik lewat Bojonegoro atau Cepu," ujarnya.
Putra Mbah Sahal, Abdul Ghaffarur Rozin pekan lalu sempat menyatakan kondisi Kiai Sahal membaik usai dirawat di sebuah rumah sakit di Semarang. Berita duka ini tentu sangat mengejutkan.
Kiai kharismatik yang disegani di dalam dan di luar negeri ini, sejak muda mengasuh pesantren Mathali' yang kini telah menghasilkan puluhan ribu alumni. Ia menulis banyak karya di bidang fikih dan ushul fikih yang menjadi rujukan umat Islam di Indonesia dan dunia muslim.
Kiai Sahal lahir di Pati, 17 Desember 1937 silam. Sejak tahun 1963, Kiai Sahal memimpin Pondok Pesantren Maslakul Huda di Kajen Margoyoso, Pati, peninggalan ayahnya, KH Mahfudz Salam.
Kondisi kesehatan Kiai Sahal mengalami penurunan dalam setahun belakangan. Pada bulan September 2013 lalu, Kiai berusia 76 tahun itu juga dirawat di Paviliun Garuda RSUP Dr Kariadi karena mengalami sakit pada paru-parunya. Saat itu sejumlah pejabat menyempatkan diri untuk menjenguk diantaranya Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla, dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. ***Andi Adrianto.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Featured Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved