Headlines News :
Home » » Korban Pencabulan Sang Raja Surakarta Alami Trauma Berat

Korban Pencabulan Sang Raja Surakarta Alami Trauma Berat

Written By Infobreakingnews on Selasa, 30 September 2014 | 17.28


Solo, infobreakingnews - Akibat trauma berat  atau memang sedang meradang akibat peristiwa yang memalukan atas dirinya yang telah dilaporkan kepihak Polisi, sehingga Polres Sukoharjo menunda pemanggilan raja Keraton Kasunanan Surakarta, Susuhunan Paku Buwono (PB) XII, dalam kasus pencabulan anak di bawah umur. Penundaan itu dilakukan karena korban yang saat ini sedang dalam kondisi sakit sehingga belum bisa dimintai keterangan lebih lanjut‎.

"Pemeriksaan terhadap PB XIII ditunda dan surat pemanggilan juga batal kami layangkan Senin kemarin. Penundaan itu dikarenakan pemeriksaan terhadap korban juga belum bisa dilakukan karena sedang sakit," ujar Kapolres Sukoharjo AKBP Andy Rifai, Selasa (30/9/2014).

Pemeriksaan terhadap PB XIII, kata dia, baru akan dilakukan setelah pemeriksaan terhadap korban dan keluarganya. Hasil keterangan yang diperoleh dari korban itulah yang akan digunakan sebagai bahan pemeriksaaan terhadap PB XIII.

"Keterangan dari PB XIII akan dikonfrontir dengan keterangan dari korban yang rencananya baru akan diperiksa Rabu besok. Setelah selesai pemeriksaan terhadap korban, petugas akan mengirmkan surat pemanggilan terhadap PB XIII ke alamat pribadinya di Solo," lanjutnya.

Sebelumnya, Senin kemarin, Andy mengatakan pihaknya melayangkan surat panggilan pemeriksaan terhadap PB XIII dalam kasus pencabulan anak di bawah umur. Suraat yang rencananya akan dilayangkan kemarin itu merupakan surat pemanggilan pertama.

Andy mengatakan, polisi akan melakukan pemeriksaan silang data antara pengakuan tersangka WT, seorang perempuan yang disangka sebagai perantara, dengan keterangan PB XIII. Silang data untuk melengkapi berkas data yang akan diajukan ke Kejaksaan Negeri Sukoharjo.

Seperti diberitakan, seorang remaja putri di Sukoharjo, AT (15) sebelumnya telah melaporkan PB XIII ke Polres Sukoharjo. Remaja tersebut mengaku diperdaya dan disetubuhi sang raja di sebuah hotel. Remaja yang masih siswi SMK tersebut mengaku saat ini mengandung akibat ulah sang raja.

Dari investigasi dilapangan ditemukan banyak kisah skandal sang raja yang dikenal bergaya flamboyan ini. Dan banyak pihak berharap kali ini sang raja akan skak mat karena pihak penyidik Kejaksaan sudah mengantongi sejumlah bukti atas kasus pencabulan itu.
*** Any Josephine.
Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Featured Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved