Headlines News :
Home » » Startup Milik Luna Maya Raih Rp 71 M/US$5 Juta, Kosmetik Harga Terjangkau

Startup Milik Luna Maya Raih Rp 71 M/US$5 Juta, Kosmetik Harga Terjangkau

Written By Info Breaking News on Rabu, 03 November 2021 | 05.13

luna Maya dan produk kosmetik dan perawatan kulitnya

Startup kosmetik dan perawatan kulit
direct-to-consumer (D2C) NAMA Beauty meraih pendanaan tahap awal (seed funding) US$ 5 juta atau Rp 71 miliar. Perusahaan rintisan ini didirikan oleh selebritas Indonesia, Luna Maya.

NAMA Beauty mendapatkan pendanaan dari perusahaan modal ventura AC Ventures dan Si Cepat 

AC Ventures akan menggelontorkan dana US$5 juta dolar AS atau sekitar Rp71 miliar dalam pendanaan tahap awal (seed funding) untuk NAMA Beauty.

NAMA Beauty akan menjadi merek D2C yang menawarkan produk perawatan kulit dan kecantikan dan jaringan distribusi daring atau offline untuk menjangkau konsumen di seluruh Indonesia.

“Saya mengenal Luna Maya dan Marcel Lukman cukup lama, dan telah mengikuti perkembangan perusahaan NAMA Beauty sejak mereka mulai. Saya juga memperhatikan industri kecantikan adalah salah satu industri yang paling tangguh dalam hal pertumbuhan, meskipun tetap memiliki tantangan tersendiri,” ujar Founding Partner dari AC Ventures Pandu Sjahrir, Senin (1/11/2021).

Berbekal mitra PT Digital Mediatama Maxima Tbk (DMMX) dan PT SiCepat Ekspres Indonesia (SiCepat Ekspres), NAMA Beauty dengan dukungan AC Ventures akan memiliki akses jangkauan distribusi yang kuat.

Jaringan distribusi DMMX yang luas akan dimanfaatkan untuk menjual produk NAMA Beauty secara offline seperti Sampoerna Retail Community (SRC) yang tersebar di lebih dari 20 kota di Indonesia atau menjual di berbagai retail.

Selain itu, NAMA Beauty juga akan memasarkan melalui platform perdagangan digital untuk SRC yang disediakan oleh DMMX. 

Sedangkan SiCepat Ekspres akan berperan sebagai mitra logistik NAMA Beauty untuk melayani kebutuhan pengiriman mereka. 

“Melalui kemitraan dengan SiCepat dan DMMX, kami akan memanfaatkan kekuatan unik kami masing-masing untuk membantu NAMA Beauty dalam membangun merek kecantikan dengan pertumbuhan tinggi dan berharap dapat mendukung perusahaan untuk mencapai potensi penuh,” kata Pandu.

Selain itu, kemampuan CEO NAMA Beauty Luna Maya juga akan dimaksimalkan dalam membaca tren kecantikan terbaru dengan tim riset dan pengembangan (R&D).

NAMA Beauty berencana menggunakan pendanaan ini untuk pengembangan R&D, pemasaran dan branding, merekrut lebih banyak talenta, dan meluncurkan lini merek baru.

Bisnis kecantikan di Indonesia memang sangat menjanjikan. Data dari Euromonitor menunjukkan, potensi pasar kosmetik warna di Indonesia diperkirakan mencapai 1 miliar dolar AS pada 2023, dengan pertumbuhan rata-rata per tahun atau CAGR mencapai 16,9 persen.

“Kami merasa bersyukur dan diberkati dengan kepercayaan dan dukungan dari AC Ventures, SiCepat, dan DMMX, termasuk semua mitra dan tim. Ini merupakan momentum yang tepat dan menjanjikan bagi Indonesia. Kami percaya, sinergi ini dapat membantu kami untuk bertumbuh bersama dan memaksimalkan peluang serta momentum yang ada,” kata CEO NAMA Beauty Luna Maya.

NAMA Beauty sendiri merupakan salah satu bisnis milik Luna Maya. Perusahaan ini didirikan pada 2019 yang lalu bersama dengan Marcel Lukman.*** Nadya Emilia

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Featured Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved