Headlines News :
Home » » Ketua DPRD Ambon Minta Maaf atas Ulah Anaknya yang Tewaskan Seorang Remaja

Ketua DPRD Ambon Minta Maaf atas Ulah Anaknya yang Tewaskan Seorang Remaja

Written By Info Breaking News on Selasa, 01 Agustus 2023 | 11.22

Ketua DPRD Ambon Elly Toisuta saat menyampaikan permohonan maaf atas perbuatan anaknya

Ambon, Info Breaking News
- Ketua DPRD Ambon Elly Toisuta menyampaikan belasungkawa dan juga meminta maaf atas kasus tindak pidana penganiayaan yang dilakukan oleh anaknya, Abdi Toisuta (AT) yang menewaskan seorang remaja.

Elly pun menyerahkan kasus tersebut sepenuhnya kepada pihak kepolisian.


"Atas nama keluarga saya sampaikan permohonan maaf sedalam-dalamnya, dan turut berbelasungkawa atas meninggalnya korban," ungkapnya dalam sebuah video, Selasa (1/8/2023).


"Kami turut prihatin atas apa yang terjadi, mewakili keluarga kami menghormati dan menyerahkan penanganan proses perkara ini kepada aparat penegak hukum," lanjutnya.


Diketahui, AT memukuli kepala korban sebanyak tiga kali di depan rumah Bripka Alamsyah Bakker depan Asrama Polri Tanah Lapang Kecil (Talake), Kecamatan Nusaniwe, Ambon, Minggu (30/7/2023) sekitar pukul 21.00 WIT.


Peristiwa ini bermula saat korban dengan saksi Muhammad Fajri Semarang (16) berboncengan dari Ponegoro menuju rumah saudara mereka di Talake untuk mengembalikan sebuah jaket.


Saat keduanya memasuki Gapura lorong Masjid Talake, Fajri bersama korban melewati AT dan hampir menyenggol yang bersangkutan.


Saat Fajri menengok ke arah belakang, ia melihat AT berjalan mengejar mereka.


Setelah saksi dan korban tiba di depan rumah saudaranya, korban yang masih menggunakan helm ini duduk di atas sepeda motor, sedangkan saksi telah turun dan langsung berhadapan dengan korban. AT pun menghampiri keduanya dan langsung memukul korban di bagian kepala sebanyak satu kali.


AT mengatakan kepada korban dengan dialek Ambon, "Kalo maso (kalau masuk) orang kompleks itu kasih suara abang-abang dong.”


Tak cukup sekali, AT kembali memukul kepala korban untuk kedua kalinya. Korban pun menjawab bahwa mereka mengendarai sepeda motor juga dengan perlahan.


Usai mendengarkan penjelasan korban, AT kembali melayangkan pukulan untuk ketiga kalinya ke arah kepala korban dan di saat itu saudara korban keluar dari dalam rumah mengatakan bila terjadi sesuatu maka AT harus bertanggung jawab.


Akibat ketiga pukulan tersebut, korban pun pingsan dengan kepala tertunduk di atas setir sepeda motor. Korban kemudian dievakuasi ke dalam rumah saudaranya namun tidak siuman sehingga akhirnya dilarikan ke Rumah Sakit Tentara dr. Latumeten Ambon pukul 21.25 WIT.


Ia dinyatakan meninggal dunia oleh tim medis pada pukul 21.45 WIT. Dilaporkan oleh keluarga bahwa korban memiliki penyakit bawaan. ***Firman Sahetapy


Dapatkan berita aktual lainnya, hanya tinggal klik Beranda di bawah ini.

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Featured Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved