Headlines News :
Home » » Disentil Soal Pemborosan APBN, Bakom: Sudah Ada Langkah Efisiensi

Disentil Soal Pemborosan APBN, Bakom: Sudah Ada Langkah Efisiensi

Written By Info Breaking News on Minggu, 14 Juni 2026 | 17.23


Jakarta, Info Breaking News
- Salah satu poin yang dituntut para mahasiswa dalam aksi demonstrasi hari Jumat lalu ialah penghentian pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Tak hanya itu, pemerintah juga dituntut menurunkan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM), serta menghentikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih. 

Dalam aksi yang digelar di Bundaran HI itu, mahasiswa menyuarakan tolak militerisme di ranah sipil, yang juga diikuti dengan desakan agar Presiden Prabowo Subianto mengakui kesalahan pemerintah dan berhenti mengelak.


Ketua Badan eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum UI (FHUI), Anandaku Dimas Rumi Chattaristo menyebut, lima tuntutan tersebut merupakan hasil konsolidasi internal BEM semua fakultas di UI.


Menanggapi suara mahasiswa yang turun ke jalan tersebut, Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) menegaskan pihaknya telah menjawab sejumlah tuntutan tersebut, seperti efisiensi anggaran, upaya memperkuat ketahanan energi, evaluasi pelaksanaan program MBG hingga membenahi struktur ekonomi nasional.


Terkait tuntutan penghentian pemborosan APBN, Kepala Bakom Muhammad Qodari mengeklaim pemerintah justru telah menjalankan efisiensi anggaran sejak awal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. 


"Mengenai tuntutan pertama, misalnya terkait pemborosan APBN, yang dilakukan oleh Pak Prabowo justru selama ini adalah menghentikan pemborosan di berbagai sektor," kata Qodari dalam keterangannya, Sabtu (13/6/2026). 


Pemerintah telah melakukan pemangkasan terhadap sejumlah pos belanja yang dianggap kurang mendesak dan tidak esensial.


Langkah efisiensi tersebut diklaim berhasil menyelamatkan anggaran negara hingga berkisar Rp 300 triliun. Menurut Qodari, langkah tersebut juga diimbangi dengan beragam kebijakan yang dirancang untuk mengatasi kebocoran anggaran negara.


Salah satu strategi konkretnya adalah dengan mendirikan Danantara yang diproyeksikan untuk memperkokoh pengelolaan aset serta kekayaan milik negara. 


"Soal kebocoran, Bapak Presiden adalah panglima terdepan. Karena itu, beliau harus didukung oleh teman-teman mahasiswa," ucapnya. 


Demonstrasi Part II


Selanjutnya, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI memastikan akan kembali menggelar demo lanjutan usai aksi yang mereka lakukan kemarin.


"Akan ada aksi lanjutan ya," ujar Ketua BEM UI, Yatalathof Ma'shum Imawan.


Hal senada juga disampaikan Anandaku Dimas. Namun, Dimas menyebut pihaknya kini masih melakukan konsolidasi sehingga aksi lanjutan tersebut belum diketahui secara pasti kapan akan dilaksanakan.


"Harapannya pasti akan terus turun, kami akan coba konsolidasikan lagi segera," tegasnya. ***Armen


Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Featured Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved