Headlines News :
Home » » Bupati Pemalang Minta Maaf kepada Warga, Tegaskan Tak Terlibat Jual Beli Jabatan

Bupati Pemalang Minta Maaf kepada Warga, Tegaskan Tak Terlibat Jual Beli Jabatan

Written By Info Breaking News on Kamis, 30 Juli 2026 | 10.14


Jakarta, Info Breaking News
- Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro, membantah tuduhan keterlibatannya dalam praktik jual beli jabatan setelah resmi ditahan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (30/7/2026). Pernyataan tersebut disampaikan Anom saat meninggalkan Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, seusai menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik.

Anom keluar dari ruang pemeriksaan sekitar pukul 08.34 WIB dengan mengenakan rompi tahanan berwarna oranye dan tangan terborgol. Di hadapan awak media, ia menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Kabupaten Pemalang atas perkara hukum yang menjerat dirinya.


"Kita paham situasinya, kita minta maaf semua," ujar Anom.


Meski demikian, Anom menegaskan bahwa dirinya tidak terlibat dalam praktik jual beli jabatan yang tengah didalami oleh KPK.


"Enggak ada, enggak ada," kata Anom ketika menjawab pertanyaan wartawan mengenai dugaan tersebut.


Selain Anom, KPK juga menahan tiga tersangka lainnya, yakni Lilik Budi Suprianto, Setya Budi Dias Oktavianto, dan Mohamad Haris. Ketiganya memilih untuk tidak memberikan keterangan kepada media dan langsung memasuki kendaraan tahanan setelah menjalani pemeriksaan.


Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK pada Selasa (28/7/2026) malam. Dalam operasi tersebut, penyidik mengamankan 21 orang dari sejumlah lokasi dan menyita uang tunai senilai lebih dari Rp2 miliar sebagai barang bukti.


Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menyebut bahwa uang tersebut diduga berkaitan dengan penerimaan yang melibatkan Bupati Pemalang dalam pelaksanaan proyek tertentu. Selain menelusuri dugaan pemberian fee proyek di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pemalang, penyidik juga mendalami dugaan praktik jual beli jabatan yang diduga menjadi bagian dari perkara tersebut.


Penyidikan masih terus berlangsung untuk mengungkap peran masing-masing pihak serta menelusuri aliran dana yang diduga berkaitan dengan tindak pidana korupsi tersebut. ***Milly


Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Featured Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved