
Plt Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein
Jakarta, Info Breaking News - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap informasi awal mengenai asal-usul uang dalam amplop yang dibawa Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Suhardiman Amby saat bertemu Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni di Kantor Kementerian Kehutanan.
Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK Achmad Taufik Husein mengatakan, berdasarkan keterangan awal dari Suhardiman, uang tersebut disebut berasal dari sisa hasil usaha koperasi unit desa (KUD).
"Ini kan sumbernya dari sisa hasil usaha, dari KUD, kemudian dikumpulkan oleh bendahara, disampaikan oleh staf bupati, dan kemudian oleh bupati dibawa untuk pengurusan rekomendasi ke kementerian," kata Taufik di Gedung Merah Putih KPK, Sabtu (4/7/2026) dini hari.
Namun, KPK menegaskan informasi tersebut masih berasal dari satu pihak sehingga belum dapat disimpulkan sebagai fakta akhir dalam perkara.
"Sementara keterangan dari bupati. Baru satu pihak," ujar Taufik.
Penyidik masih akan mendalami keterangan tersebut melalui pemeriksaan saksi dan pengumpulan alat bukti lainnya. KPK juga belum menutup kemungkinan memanggil Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni apabila dibutuhkan dalam proses penyidikan.
"Tentunya kami akan melakukan pemanggilan, tetapi ini murni kebutuhan penyidikan, bukan karena ada konferensi pers dari pihak lain," kata Taufik.
Sebelumnya, KPK menetapkan Suhardiman Amby, Sekretaris Daerah Kuansing Zulkarnain, dan Direktur Utama PT Mitra Ideal Consultant Ardiles sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi.
Selain itu, Suhardiman juga diduga menerima gratifikasi terkait pengurusan pelepasan kawasan hutan produksi terbatas.
Kasus ini turut menjadi sorotan setelah Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengungkap adanya amplop yang ditinggalkan Suhardiman saat audiensi pada 2 Juni 2026. Raja Juli mengaku baru mengetahui keberadaan amplop tersebut setelah pertemuan selesai dan langsung memerintahkan ajudannya mengembalikannya tanpa membuka isi amplop. ***MIL


0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !