Paris, Info Breaking News - Aksi pencurian besar terjadi di Museum Perhiasan Lalique di wilayah timur Prancis. Sekitar 20 koleksi perhiasan dilaporkan hilang dengan total kerugian yang diperkirakan mencapai 4 juta euro atau sekitar Rp82,3 miliar.
Berdasarkan laporan surat kabar Le Parisien, peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (5/7/2026) sekitar pukul 05.30 waktu setempat.
Pelaku Sempat Lolos Meski Alarm Berbunyi
Setelah berhasil memasuki gedung museum, para pelaku diduga langsung menuju ruang penyimpanan koleksi perhiasan. Alarm keamanan sempat berbunyi saat aksi berlangsung, tetapi para pencuri berhasil melarikan diri sebelum ditangkap.
"Seorang petugas kebersihan menjadi orang pertama yang menyadari telah terjadi pencurian dan segera menghubungi polisi," demikian dilaporkan Le Parisien.
Petugas keamanan saat itu diketahui sedang memeriksa sumber bunyi alarm ketika pencurian terungkap.
Menurut Le Parisien, Museum Perhiasan Lalique telah masuk dalam daftar objek yang dianggap rentan sejak terjadinya perampokan di Museum Louvre pada 2025. Karena itu, museum tersebut berada di bawah pengawasan khusus aparat keamanan.
Menyimpan Ratusan Karya René Lalique
Museum Perhiasan Lalique dibuka pada 2011 dan berdiri di samping pabrik yang didirikan oleh René Lalique, seniman dan dekorator terkenal yang dikenal melalui karya bergaya Art Nouveau dan Art Deco.
Museum tersebut menyimpan lebih dari 650 koleksi karya René Lalique dan menjadi salah satu destinasi yang menarik perhatian pecinta seni serta perhiasan dari berbagai negara. ***Nadya



0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !