Headlines News :
Home » » Trump Jajal Jet Hadiah dari Qatar, Pujian Mengalir di Tengah Kritik

Trump Jajal Jet Hadiah dari Qatar, Pujian Mengalir di Tengah Kritik

Written By Info Breaking News on Kamis, 02 Juli 2026 | 12.06


Washington, Info Breaking News
- Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk pertama kalinya menggunakan pesawat Air Force One baru yang merupakan hadiah kenegaraan dari pemerintah Qatar. 

Dalam penerbangan menuju North Dakota, Trump mengaku terkesan dengan jet mewah tersebut dan memuji desain serta fasilitas yang dimilikinya.

Di hadapan wartawan yang ikut dalam perjalanan, Trump mengaku puas dengan pengalaman penerbangan perdananya menggunakan pesawat tersebut.


"Sejujurnya, saya senang dengan penerbangan pertama ini. Belum pernah ada yang melihat yang seperti ini," kata Trump, Rabu (1/7/2026).


Trump bahkan menilai pesawat tersebut memiliki spesifikasi yang sulit ditandingi.


"Kami tidak dapat membangun pesawat seperti ini," ujarnya.


Dirancang Khusus untuk Presiden


Trump menjelaskan jet tersebut telah dimodifikasi agar memenuhi kebutuhan seorang kepala negara, termasuk penguatan sistem keamanan dan penambahan berbagai fitur khusus.


"Mereka membuatnya sesuai untuk seorang presiden, itu berarti keamanan dan semua fitur tambahan yang mereka pasang. Hal-hal yang sangat kompleks, tetapi itu benar-benar sesuatu yang luar biasa," katanya di Pangkalan Gabungan Andrews dekat Washington.


Menurut laporan, pesawat itu sebelumnya telah melalui proses modifikasi dan pengujian besar sebelum digunakan secara resmi.


Hadiah Mewah Qatar Tuai Sorotan


Di balik pujian Trump, pemberian jet bernilai ratusan juta dolar dari Qatar juga memunculkan kritik dari berbagai pihak. Sejumlah pengamat menyoroti persoalan etika, keamanan, hingga potensi konflik kepentingan terkait hadiah dari negara asing.


Sorotan itu muncul bertepatan dengan meningkatnya perhatian publik terhadap laporan keuangan Trump yang menunjukkan pendapatan sekitar US$1,2 miliar dari bisnis mata uang kripto keluarganya selama tahun pertama masa pemerintahannya.


Namun Trump menolak kritik tersebut dan menilai penggunaan pesawat hadiah itu justru lebih efisien.


"Terus terang, kami tidak bisa membangun pesawat seperti ini karena kami tidak mau mengeluarkan uang sebanyak itu. Mereka mengeluarkan uang yang sangat banyak," ujarnya.


Pesawat hadiah dari Qatar disebut akan digunakan sebagai solusi sementara hingga Boeing menyelesaikan dua unit Air Force One baru yang tengah dipesan pemerintah AS. Pengiriman pesawat baru tersebut sebelumnya mengalami keterlambatan dan pembengkakan biaya. ***Nadya

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Featured Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved