Headlines News :
Home » » Sepuluh Tenaga Kesehatan Diperiksa Terkait Dugaan Komentar Nirempati

Sepuluh Tenaga Kesehatan Diperiksa Terkait Dugaan Komentar Nirempati

Written By Info Breaking News on Jumat, 07 Agustus 2026 | 09.17


Jakarta,
Info Breaking News - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyatakan pemerintah masih menyelidiki dugaan komentar tidak berempati yang disampaikan sejumlah tenaga kesehatan kepada seorang peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). 

Pemerintah belum memutuskan pemberian sanksi dan akan menunggu hasil investigasi serta audit yang tengah dilakukan.

"Nanti kita lihat dahulu hasilnya seperti apa. Bagus kita cek dahulu masalahnya seperti apa," kata Budi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (6/8/2026).


Budi menegaskan bahwa tenaga kesehatan harus mengedepankan empati dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, kualitas pelayanan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan medis, tetapi juga oleh kepedulian terhadap pasien.


"Tenaga kesehatan dan tenaga-tenaga profesi yang melayani masyarakat harus memiliki empati yang baik. Kasihan masyarakat kalau kita nirempati seperti itu," ujarnya.


Kementerian Kesehatan juga telah meminta Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk memverifikasi status tenaga kesehatan yang diduga terlibat, termasuk memastikan apakah mereka masih berstatus mahasiswa, peserta pendidikan profesi, atau tenaga kesehatan aktif.


Sebelumnya, Konsil Kesehatan Indonesia (KKI) mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi 10 tenaga kesehatan dan tenaga medis yang diduga menyampaikan komentar tidak berempati di media sosial. Investigasi dilakukan bersama organisasi profesi, institusi pendidikan, fasilitas pelayanan kesehatan, serta pemerintah daerah untuk menentukan ada atau tidaknya pelanggaran etik, disiplin profesi, maupun hukum.


Hasil penyelidikan KKI dan audit IDI akan menjadi dasar bagi pemerintah untuk menentukan langkah berikutnya, termasuk kemungkinan pemberian sanksi terhadap pihak yang terbukti melanggar ketentuan yang berlaku. ***Milly

Share this article :

0 komentar:

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !

Featured Advertisement

Featured Video

Berita Terpopuler

 
Copyright © 2012. Berita Investigasi, Kriminal dan Hukum Media Online Digital Life - All Rights Reserved