Pages

Senin, 23 November 2015

Titin Rahayu Bongkar Keterlibatan G30 S PKI Seorang Guru Besar UGM

Dwikora Karnawati, Rektor UGM
Yogyakarta, infobreakingnews - Salah satu guru besar Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta dituding memiliki keterlibatan dalam peristiwa kemanusiaan G30S 1965. Hal itu muncul dalam kesaksian perempuan berusia 70 tahun yang mengaku busananya pernah dilucuti salah seorang guru besar UGM, Lukman Soetrisno, saat interogasi di Pengadilan Rakyat Internasional atau International Peoples Tribunal (IPT) 1965 di Den Haag, Belanda.

Bahkan, perempuan yang namanya disamarkan sebagai Titin Rahaju itu mengaku pernah disuruh tentara yang menangkapnya untuk naik ke meja.

Di UGM, Loekman dikenal sebagai salah satu guru besar yang kerap bersuara kritis dan progresif terhadap perkembangan sosial. Meski begitu, tak ada yang menyangka jika Loekman diduga terlibat dalam sejarah kelam itu.

Berkaitan dengan hal itu, Rektor UGM Dwikorita Karnawati mengklaim secara kelembagaan, institusinya bersih, yakni menempatkan tanggung jawab individu dan kelembagaan sesuai porsinya. Ia meminta publik tidak mencampuradukkan kasus itu.

"Tidak mungkin UGM secara kelembagaan menjangkau sepak terjang orang per orang, apalagi dalam kemelut sejarah masa lalu," kata Dwikorita melalui pesan singkat yang diterima infobreakingnews.com, Senin(23/11/2015).

Menurut dia, kalau pun akan mengadili sejarah orang per orang haruslah ditempatkan sesuai porsinya. UGM, lanjutnya, sangat menjunjung tinggi hak asasi manusia dan prihatin atas segala bentuk pelanggaran HAM. "Namun, kami juga tetap menghormati asas praduga tak bersalah," ujarnya.*** Yohanes Suroso.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar