![]() |
| Bentuk bibir inipun dicemburuin |
Bandung , infobreakingnews - Dari sejumlah foto mesra diketahui awalnya jalinan cinta antara Sisca dengan , yang bertugas di Polda Jabar itu berjalan sangat mesra. Hal itu terlihat dari sejumlah foto mereka yang mesra dan harmonis. Memang mendiang Sisca diketahui adalah perempuan bertubuh sexy dan tidak kalah dengan kalangan Selebritis. Putih, tinggi dan berhidung mancung, apalagi Sisca sangat piawai berbahasa Inggris dan IT.
Begitu juga penghasilan Sisca yang sangat memadai sebagai Kepala Branch Manager suatu perusahaan pendanaan uang. Dari teman terdekat mendiang Sisca yang tidak mau disebutkan namanya, awalnya Sisca sangat percaya kepada sang Perwira bernama A itu tidak memiliki isteri, karena awalnya A mengakui telah menjadi duda. Sementara Sisca lebih mengidolakan kekasihnya adalah figur pengganti Ayahnya yang telah lama tiada. Namun dikemudian hari, barulah Sisca mengetahui kalau kekasihnya itu masih memiliki isteri dan beberapa orang anak, masih harmonis dengan isterinya.
Masih menurut sumber itu, Sisca yang berpenampilan sangat menarik dan cantik itu menjadi kan A sangat penuh rasa cemburu dan berburuk sangka, padahal sesungguhnya Sisca adalah pekerja keras dan mandiri, Percekcokan demi percekcokan timbul yang akhirnya membuat Sisca mengambil sikap memutuskan hubungan dan semua komunikasi dengan A, apalagi dengan terbongkarnya kebohongan A yang ternyata masih utuh punya isteri dan keluarga.
Sejak itulah Sisca menutup diri sambil terus menaruh rasa dendam terhadap diri Kompol A. Padahal menurut teman terdekat Sisca itu, mendiang sempat menaruh harapan akan hubungannnya dengan A bisa sampai menikah.
Walau sudah diputus oleh Sisca, Kompol A masih terus membuntuti langkah Sisca, bahkan Kompol A ternyata selalu membayangi langkah Sisca Yofie (34). Informasi yang diperoleh kepolisian, perwira di Polda Jabar itu menurunkan anak buahnya menguntit gerak-gerik Sisca, sang kekasih.
"Kompol A menyuruh anak buahnya mengamati korban. Satpam di kompleks itu mengakui. Anak buah Kompol A berpangkat bintara inisial EE," jelas Kapolrestabes Kombes Pol Sutarno di kantornya, Selasa (13/8/2013).
Sisca sudah menjauh dari Kompol A yang sudah beristri. Tapi sang pacar tak mau putus, Sisca bahkan sampai pindah kos 3 kali.
"Sudah lama anak buahnya disuruh mengamati Sisca, sehingga sangat mengganggu kenyamanan perempuan cantik yang akhir hayatnya sangat mengenaskan itu " jelas Sutarno.
Tapi, lagi-lagi Sutarno menegaskan, walau melakukan tindakan demikian tak ditemukan kaitan pembunuhan dan penjambretan yang dilakukan Ade dan Wawan dengan A. Bahkan pada gelar perkara yang dilakukan siang tadi , Selasa (13/6/2013), kedua pelaku dengan menggunakan pengeras suara, menyatakan secara tegas tidak mengenal Kompol A.
Sampai saat ini Kompol A masih terus diperiksa oleh Propam Polda Jabar, karena pelanggaran etik dan terindikasi amoral yang dilakukannya kepada Sisca, sambil terus mendalami apakah ada jejak kompol A terkait dengan dua pelaku Ade dan Wawan, mengingat bahwa tempat tinggal kedua pelaku itu hanya berjarak 1 kilometer saja dari kos mendiang Sisca.
Tim khusus yang dibentuk Polda Jabar dibantu pihak Cyber crime Mabes Polri, telah memeriksa sejumlah alat bukti yang bertentangan dengan pengakuan kedua pelaku, dimana setelah diperiksa dengan teliti, tidak ditemukan bekas rambut dan pada Gir motor Satria,sehingga ada dugaan kuat bahwa Wawan menyeret Sisca sepanjang 1 kilometer dan berdurasi 10 menit dijalan aspal yang rusak, sehingga tubuh mendiang penuh dengan luka memar bekas seretan aspal, dan tiga luka bekas bacokan pada kepala. Sisca meregang nyawa dalam perjalanan ,saat dilarikan ke RS Hasan sadikin Bandung.
Peristiwa ini membuat Kapolri Timur Pradopo sangat respek, sehingga menginstruksikan dibentuknya tim khusus untuk mengungkap kasus pembunuhan sadis ini.***Rudy JS.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar