Bandung, infobreakingnews - Perkembangan terkini dari kasus pembunuhan sadis Sisca, ternyata diketahui adanya hubungan khusus Sisca dengan seorang anggota Polisi, sehingga pihak Propam Polda Jabar sampai saat ini terus mendalaminya, sekalipun pengakuan dari kedua pelaku utama A dan pamannya W itu masih berkutat dimasalah perampokan yang mengakibatkan Sisca melakukan pelawanan sehingga tubuhnya terjatuh dan rambutnya terbelit Gir motor Satria yang dikendarai Ade (34 th).
Skandal asmara yang berujung dengan rasa kebencian yang membuat Sisca sangat dendam terhadap anggota Polisi itu terungkap melalui surat Sisca yang diketemukan pihak reserse dari kamar kos Sisca.
Hal ini pula yang diyakini oleh anak pemilik rumah kos tersebut sangat meragukan Sisca dibunuh karena motiv sekedar perampokan saja. Namun sampai saat ini pihak Polisi masih mencari kaitan kedua pelaku yang sudah ditanggap itu , apakah memiliki hubungan dengan anggota Polisi yang kini masih diperiksa oleh Propam Polda Jabar.
Kepala Polrestabes Bandung Kombes Sutarno di Mapolrestabes Bandung, Jalan Merdeka, Bandung, Jawa Barat, Senin (12/8/2013), mengungkapkan, sang polisi tersebut saat ini menjalani pemeriksaan di Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jabar.
"Yang bersangkutan sedang kita periksa di Propam Polda Jabar terkait pelanggaran disiplin," kata Sutarno.
Polisi pun, menurut Sutarno, masih menyelidiki dan memastikan apakah ada keterkaitan antara hubungan khusus dengan Sisca dan kasus pembunuhan di Cipedes beberapa waktu lalu. "Kita akan selidiki terus, kita fokus menangani soal ini," kata Sutarno.
Sebelumnya, hubungan khusus antara Sisca dan seorang polisi terungkap setelah polisi menggeledah rumah Sisca. Saat itu ditemukan surat Sisca yang berisi ungkapan dendam kepada anggota polisi tersebut.
"Kami juga temukan lengkap dengan foto-fotonya. Dalam surat ini berisi adanya kebencian dari Almarhum kepada yang bersangkutan, bukan kebencian dari yang bersangkutan kepada Almarhum," kata Sutarno.
Sutarno menegaskan, saat ini polisi masih menitikberatkan pemeriksaan kepada dua pelaku pembunuhan yang saat ini ditangkap di Mapolrestabes Bandung, yakni, A (34) sebagai pengemudi motor dan W (39) yang membunuh Sisca.
"Sampai saat ini kedua pelaku masih mengaku melakukan itu atas inisiatif sendiri, artinya tidak ada yang menyuruh. Tapi kita akan coba gali dan kita kembangkan terus apakah yang disangkakan itu benar apa tidak,, karena sampai saat ini ada perbedaan pengakuan antara A dan paman nya W, soal tujuan mereka yang katanya mau mengambil priposal acara 17an Agutstus. " tegas Sutarno, sambil menambahkan besok Selasa 13/8 akan dilakukan ekspos perkara langsung dari Mapolresta Bandung.***Rudy JS.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar