Singapore, infobreakingnews - Jokowi semakin disukai oleh rakyat akibat tidak sedikitnya pihak tertentu secara politis yang mencemooh dia. Dan para penghujat Jokowi itu kelak akan hilang bagaikan ditelan alam, begitu Jokowi memenangi suara terbanyak dalam Pemilu Juli 2014 mendatang.
Hebatnya, Media besar dunia pun menyebut Jokowi setara dengan Obama ketika pertamakali akan menjadi Presiden Amerika. Lebih dari itu masyarakat internasional sangat percaya Jokowi pasti akan membawa perubahan besar terhadap Bangsa Indonesia yang selama ini dipenuhi kalangan penjilat dan koruptor rakus yang menyengsarakan rakyatnya.
Inilah komentar Media besar dunia terhadap Jokowi.
Wall Street Journal
Pasar menyambut baik. Rupiah menguat terhadap dollar US. Ini penguatan sejak Oktober tahun lalu. Pengusaha meubel ini menjadi harapan baru. Dari walikota sebuah kota kecil di Jawa Tengah, dia menjadi Gubernur di Ibukota. Kini dia akan ikut masuk bursa Capres. Jalannya menjadi Presiden sering dibandingkan dengan Barack Obama menjadi Presiden US
SFGate | Bloomberg:
Pasar menyukai Jokowi. Kebijakannya membangun fasilitas umum dan infrastruktur mendorong IHSG menguat. Saham Bank-Bank lokal terkerek naik. Bank Mandiri sahamnyanaik 9,1 persen. Bank BRI naik 11 persen. Bloomberg mengutip Khoon Goh, senior foreign-exchange strategist di Australia & New Zealand Banking Group Ltd. in Singapore, menyebut Jokowi sebagai 'Mr. Fix It'
Sidney Morning Herald:
Setelah Jokowi resmi menyalonkan diri maju dalam perebutan kursi presiden, dia bisa mengubah pilihan 23 juta warga yang memiliki hak pilih untuk ikut memilih. Dukungan partai tak hanya datang dari kalangan nasionalis. Namun juga dari kalangan Islam.
Majunya Jokowi ini juga membuat kendala besar bagi rival terdekatnya, Prabowo Subianto.
Washington Post | Associated Press | FOX News:
Jokowi populer di kalangan rakyat miskin dan memiliki rekam jejak yang bersih. Jokowi, yang menjadi Gubernur DKI Jakarta sejak September 2012, selalu mengungguli dalam polling Capres. Megawati Soekarnoputri, ketua umum PDI-P, mencalonkannya untuk mengamankan perolehan suara dalam pemilu legislatif April nanti.
Reuters :
Pencalonan Jokowi datang dengan harapan besar bisa memimpin negara terbesar di Asia Tenggara yang selama ini dipimpin kebijakan yang membingungkan dan kepemimpinan yang lemah. Bagi Friis Sorensen, kepala EuroCham di Jakarta, berita ini menggembirakan. "Saya harap sentimen dunia bisnis makin membaik," ujarnya. "Dia wajah baru di politik Indonesia. Dan dia menyegarkan," kata Robert Prior-Wandesforde, ekonom Credit Suisse di Singapore.*** Emil F Simatupang.

.jpg)

0 komentar:
Speak up your mind
Tell us what you're thinking... !